SEMARANG, beritajateng.tv – Prediksi harga emas pada Sabtu 28 Maret 2026, menunjukkan pergerakan yang relatif stabil dengan potensi kenaikan tipis di tengah dinamika pasar global.
Prediksi harga emas dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam), UBS, dan Galeri24 masih bergerak dalam rentang terbatas. Kenaikan tipis ini mengikuti tren harga emas dunia serta pengaruh nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Emas Antam per gram diprediksi berada di kisaran Rp2.760.000 hingga Rp2.810.000. Sementara itu, emas UBS diperkirakan mengalami koreksi ke level Rp2.862.000 per gram, dan Galeri24 berada di kisaran Rp2.890.000 per gram.
Pergerakan ini mengacu pada tren harga di Pegadaian dalam beberapa hari terakhir, tepatnya periode 26–27 Maret 2026.
Prediksi Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 28 Maret 2026
Berikut prediksi lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 untuk Sabtu 28 Maret 2026:
Prediksi Harga Emas Antam
-
0,5 gram: Rp1.460.000 – Rp1.490.000
-
1 gram: Rp2.760.000 – Rp2.810.000
-
2 gram: Rp5.450.000 – Rp5.500.000
-
3 gram: Rp8.150.000 – Rp8.200.000
-
5 gram: Rp13.550.000 – Rp13.600.000
BACA JUGA: Prediksi Harga Emas 22 Maret 2026: Antam hingga Galeri24 Kompak Naik
-
10 gram: Rp27.050.000 – Rp27.100.000
-
25 gram: Rp67.500.000 – Rp67.700.000
-
50 gram: Rp134.800.000 – Rp135.000.000
-
100 gram: Rp269.500.000 – Rp270.000.000
Prediksi Harga Emas UBS
-
0,5 gram: Rp1.620.000
-
1 gram: Rp2.862.000
-
2 gram: Rp5.734.000
-
5 gram: Rp14.310.000
-
10 gram: Rp28.620.000
-
25 gram: Rp71.550.000
-
50 gram: Rp143.100.000
-
100 gram: Rp286.200.000
Prediksi Harga Emas Galeri24
-
0,5 gram: Rp1.510.000
-
1 gram: Rp2.890.000
-
2 gram: Rp5.700.000
-
5 gram: Rp14.300.000
-
10 gram: Rp28.490.000
-
25 gram: Rp71.225.000
-
50 gram: Rp142.450.000
-
100 gram: Rp284.900.000
BACA JUGA: Prediksi Harga Emas Antam Kamis 12 Maret 2026, Fluktuatif di Kisaran Rp2,9–Rp3 Juta per Gram
Perlu kita ingat, prediksi harga emas 28 Maret 2026 tersebut masih berupa prediksi dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan harga emas global serta kebijakan pasar logam mulia di dalam negeri. (*)





