Gaya Hidup

Profil Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto, Disorot DPR Usai RDP Kasus Hogi Minaya

×

Profil Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto, Disorot DPR Usai RDP Kasus Hogi Minaya

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo. (YouTube)
Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo. (YouTube)

SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo mendadak menjadi perhatian publik setelah mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VIII DPR RI. Forum tersebut membahas penanganan kasus Hogi Minaya, warga yang ditetapkan sebagai tersangka usai mengejar pelaku penjambretan tas istrinya.

Dalam RDP tersebut, Kombes Pol Edy mendapat sorotan tajam dari sejumlah anggota DPR. Salah satu kritik keras datang dari anggota Komisi VIII DPR RI, Safaruddin, yang menilai jawaban Kapolresta Sleman kurang mencerminkan penguasaan mendalam terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Ketegangan muncul ketika Safaruddin melontarkan pertanyaan terkait waktu berlakunya KUHP dan KUHAP terbaru. Kombes Pol Edy menjawab dengan ragu, sehingga memicu respons keras dari legislator PDI Perjuangan tersebut. Safaruddin menilai posisi Kapolres menuntut ketegasan dan pemahaman hukum yang kuat.

BACA JUGA: Kapolres Salatiga Hadiri Pengajian Isra Miraj, Keamanan Jamaah Jadi Prioritas

Situasi memanas saat Safaruddin menyinggung Pasal 34 KUHP baru. Alih-alih menjelaskan substansi pasal, Kombes Pol Edy justru mengaitkannya dengan konsep restorative justice. Jawaban itu membuat Safaruddin melontarkan kritik pedas terhadap kesiapan dan kapasitas kepemimpinan aparat wilayah.

Meski mendapat tekanan dalam forum tersebut, Kombes Pol Edy memilih bersikap tenang dan tidak banyak memberikan bantahan. Sikap tersebut kemudian memicu perbincangan publik mengenai latar belakang dan rekam jejak Kapolresta Sleman tersebut.

Rekam Jejak dan Profil Kapolresta Sleman

Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo resmi menjabat sebagai Kapolresta Sleman setelah menggantikan Kombes Pol Yuswanto Ardi, yang kini mengemban tugas sebagai Direktur Lalu Lintas Polda DIY. Penunjukan ini menandai babak baru kepemimpinan kepolisian di wilayah Sleman.

Perwira menengah Polri ini lahir di Demak, Jawa Tengah, dan merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000. Edy tumbuh sebagai bagian dari generasi perwira Polri era reformasi yang mengawali karier pada awal milenium baru.

Kombes Pol Edy memiliki latar belakang religius yang kuat. Hal tersebut tercermin dari gelar K.H. yang ia sandang, sebuah identitas yang jarang perwira kepolisian aktif miliki. Nilai-nilai religius tersebut kerap menjadi landasan pendekatannya dalam kepemimpinan.

Sebelum bertugas di Sleman, Edy menjabat sebagai Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jambi. Jabatan tersebut menempatkannya sebagai figur penting dalam pembinaan dan pendidikan bintara Polri. Pengalaman itu membentuk karakter kepemimpinan yang disiplin namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Wilayah Sleman sendiri memiliki tantangan kompleks. Daerah ini menjadi pusat pendidikan, pariwisata, dan ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tingginya mobilitas penduduk menuntut strategi pengamanan yang adaptif dan responsif.

BACA JUGA: Viral Remaja di Pati Ajak Bakar Rumah Dinas Kapolresta, Polisi Langsung Bertindak

Publik berharap Kombes Pol Edy mampu melanjutkan inovasi yang telah dirintis pendahulunya. Transparansi pelayanan, kepekaan sosial, serta ketepatan penegakan hukum menjadi ekspektasi utama masyarakat Sleman.

Terkait kasus Hogi Minaya, kepolisian menyatakan perkara telah berakhir melalui pendekatan kekeluargaan. “Kedua pihak sudah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan,” jelas Bambang, perwakilan kepolisian.

Meski kasus tersebut telah ditutup, penampilan Kapolresta Sleman dalam RDP DPR tetap menjadi catatan penting. Komisi III DPR menilai peristiwa itu sebagai refleksi kualitas pemahaman hukum dan kepemimpinan aparat kepolisian di tingkat wilayah. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp