SURABAYA, beritajateng.tv – Berikut profil Syafiq Riza Basalamah yang pengajiannya di Surabaya, Jawa Timur dibubarkan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan GP Ansor Gunung Anyar.
Kejadian pembubaran pengajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah ini menjadi viral di jagat maya.
Pembubaran ini pun terjadi di Masjid As Salam di Surabaya pada Kamis 22 Februari 2024 malam.
Kabarnya, kejadian tersebut sempat berlangsung ricuh. Perdebatan dan aksi saling dorong mendorong pun terjadi di antara panitia pengajian dengan GP Ansor dan Banser.
Untungnya, petugas kepolisian dapat meredam kericuhan dalam pengajian Syafiq Riza Basalamah tersebut.
Ketua PAC GP Ansor Gunung Anyar Surabaya, Asyiqun Nahdli beralasan penolakan terhadap Ustaz Syafiq itu dilakukan karena kajiannya terindikasi radikal.
BACA JUGA: Dipantau Ditjen Pajak Usai Pamer Bisnis Hingga Dituding Tak Bayar, Ustaz Solmed: Pantau Terus Ya Pak
Sementara, kata dia, wilayah Gunung Anyar merupakan lumbung pesantren dan gudangnya ulama dengan karakter nahdliyin.
Sedangkan Ustaz Syafiq meminta par jemaah untuk tidak terpancing emosi dengan adanya kericuhan tersebut.
Lantas, siapa sosok Ustaz Syafiq Riza Basalamah ini? Berikut profilnya.
Profil Syafiq Riza Basalamah
Ustaz Syafiq Riza Basalamah memiliki nama lengkap Syafiq Riza bin Hasan bin Abdul Qadir bin Salim Basalamah.
Ia merupakan seorang penceramah, penulis dan juga dosen yang berasal dari Jember, Jawa Timur.
Ustaz Syafiq Riza Basalamah lahir di Jember pada 15 Desember 1977. Basalamah adalah salah satu marga Arab Hadramaut, Yaman.
Ustaz ini kabarnya memiliki kakek buyut yang bernama Salim bin Zaid Basalamah yang berhijrah dari Yaman menuju Hindia Belanda sebelum 1900-an.
Kapal yang Salim bin Zaid Basalamah tumpangi itu berlabuh di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat.
Ustaz Riza Basalamah merupakan lulusan Pesantren Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Bondowoso.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMP dan SMA di pondok pesantren tersebut, beliau melanjutkan studi di Jakarta dan menempuh pendidikan S1 hingga S3 di Universitas Islam Madinah, lulus dengan predikat cumlaude.





