SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota Semarang memastikan Sekolah Rakyat yang berlokasi di Rowosari, Kecamatan Tembalang, siap beroperasi pada awal tahun ajaran baru 2026/2027.
Hingga akhir Juni 2026, progres pembangunan sekolah berkonsep asrama tersebut telah mencapai 90 persen dan beroperasi sepenuhnya pada 10 Juli mendatang.
Hal ini kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Handi Priyanto, seusai meninjau langsung lokasi pembangunan bersama 16 camat se-Kota Semarang, Rabu, 24 Juni 2026.
“Per hari ini, Rabu, 24 Juni 2026, progres pembangunan sudah mencapai 90 persen. Kami targetkan seluruh pekerjaan selesai pada 10 Juli 2026. Sehingga saat tahun ajaran baru mulai, sekolah ini sudah siap beroperasi,” kata Handi.
Sekolah Rakyat berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare dengan fasilitas pendidikan dan asrama yang lengkap.
Pemkot Semarang saat ini juga mempersiapkan berbagai kebutuhan operasional mulai dari tenaga pendidik, dapur umum, ruang tidur, kebersihan hingga sarana pendukung lainnya.
Menurut Handi, sebagian besar fasilitas dasar sudah siap. Pekerjaan yang masih berlangsung hanya berupa penyelesaian beberapa bangunan asrama dan penataan kawasan.
BACA JUGA: Tak Ada SPMB, Sekolah Rakyat Semarang Rekrut Siswa Lewat Penjangkauan PKH dan Dinsos
“Tempat tidur sudah siap, toilet berfungsi, air mengalir, dan kebutuhan dasar lainnya sudah tersedia. Tinggal beberapa pekerjaan finishing di asrama dan penataan taman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan tenaga pengajar sementara akan di dukung oleh Dinas Pendidikan Kota Semarang. Sembari menunggu proses rekrutmen guru khusus untuk Sekolah Rakyat selesai pemerintah pusat lakukan.
“Kami juga sedang mematangSembariutuhan operasional, termasuk guru transisi yang sementara akan di backup oleh Dinas Pendidikan. Semua harus benar-benar siap sebelum siswa masuk,” katanya.
Pada tahap awal, Sekolah Rakyat akan menampung 270 siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu kategori desil 1 dan 2. Jumlah tersebut terdiri atas 90 siswa jenjang SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.





