BACA JUGA: PSIS Semarang Resmi Rekrut Fabiano Beltrame, Bek Naturalisasi 43 Tahun Siap Antar Mahesa Jenar Promosi
Pertandingan melawan Bhayangkara Presisi FC sendiri berlangsung dengan tensi cukup tinggi. Sejumlah insiden sempat terjadi di lapangan selama pertandingan.
Meski demikian, Widodo tidak terlalu mempermasalahkan situasi tersebut. Baginya, tensi tinggi dalam pertandingan uji coba justru dapat menjadi bagian dari proses untuk menguji kesiapan mental para pemain.
“Ya tensinya cukup tinggi tadi. Tapi saya tidak risau karena memang kami ingin melihat mentalitas pemain. Yang terpenting ke depannya pemain tidak mudah terpancing dan tetap bisa mengontrol emosi,” tegasnya.
Hasil imbang tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi bagi PSIS sebelum mengarungi Championship 2026/2027. Tim pelatih masih memiliki waktu untuk membenahi berbagai kekurangan, sekaligus meningkatkan kesiapan fisik, chemistry, dan mentalitas pemain. (*)





