SEMARANG, beritajateng.tv – Aroma kemenangan menjadi menu utama saat skuad Laskar Mahesa Jenar kembali menginjakkan kaki di rumput hijau usai libur Lebaran. Manajemen resmi mengakhiri masa cuti pemain dan langsung menggelar latihan intensif pada Senin, 23 Maret 2026 pagi.
Latihan perdana ini merupakan bagian dari persiapan final untuk mewujudkan target besar keluar dari zona degradasi. Selain itu, fokus utama pelatih Andri Ramawi kini tertuju pada laga kandang krusial melawan Persipal yang akan berlangsung akhir pekan ini.
Oleh karena itu, kondisi fisik Rafinha dan kolega menjadi perhatian serius staf kepelatihan agar siap tempur 100 persen.
Keputusan mempercepat jadwal latihan bertujuan untuk mengembalikan sentuhan bola para pemain setelah menikmati hidangan khas hari raya. Akibatnya, porsi latihan fisik dan taktikal langsung meningkat guna mengejar ketertinggalan performa di tabel klasemen.
Di samping itu, Direktur Teknik Alfredo Vera menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk bersantai bagi siapa pun di dalam tim. Saat ini, PSIS masih berjuang keras di papan bawah dan sangat membutuhkan tambahan tiga poin untuk mengamankan posisi.
Strategi penguatan lini tengah menjadi kunci utama bagi tim kebanggaan warga Semarang ini agar tampil dominan sejak menit awal.
BACA JUGA: Sejarah PSIS Semarang 10 Tahun Terakhir, Pernahkah Laskar Mahesa Jenar Terperosok ke Liga 3?
Misi Tiga Poin: Skenario PSIS Keluar dari Zona Degradasi
Menjamu Persipal di Stadion Jatidiri menjadi kesempatan emas yang tidak boleh hilang begitu saja dari genggaman Mahesa Jenar. Maka dari itu, berikut adalah poin-poin penting persiapan tim menjelang laga penentu nasib tersebut:
-
Pemulihan Fisik: Tim medis melakukan tes kebugaran menyeluruh untuk memastikan berat badan dan kadar lemak pemain tetap ideal pasca libur.
-
Analisis Lawan: Alfredo Vera sudah mengantongi kelemahan Persipal yang akan menjadi celah bagi duet penyerang maut Mahesa Jenar.
-
Dukungan Kandang: Manajemen mengharapkan kehadiran penuh suporter untuk membakar semangat juang pemain dalam misi keluar dari zona degradasi.
-
Target Poin Mutlak: Kemenangan akan otomatis mengatrol posisi PSIS ke peringkat yang lebih aman dan menjauhi kejaran tim-tim di bawahnya.
Segenap jajaran staf kepelatihan terus memoles skema bola mati yang seringkali menjadi pemecah kebuntuan dalam laga-laga ketat. Selain aspek teknis, manajemen juga menjaga keharmonisan internal tim agar mentalitas bertarung para pemain tetap terjaga di level tertinggi.
Mereka percaya bahwa semangat baru di bulan Syawal ini akan membawa keberuntungan bagi perjalanan klub di sisa musim. Selanjutnya, tim pelatih akan mematangkan komposisi pemain inti melalui simulasi pertandingan internal dalam dua hari ke depan.
Upaya tanpa lelah ini merupakan komitmen nyata manajemen dalam menjaga martabat PSIS Semarang di kasta sepak bola profesional.
BACA JUGA: Libur Tapi Diawasi? Pemain PSIS Dapat Jatah Rehat, Ada Perintah Khusus Jelang Laga Penentu Nasib!
Persiapan taktis yang mendetail tetap menjadi prioritas utama operasional tim dalam mewujudkan target mengamankan posisi klasemen. Oleh karena itu, dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat Semarang sangat berarti bagi perjuangan para pahlawan lapangan hijau.
Mereka percaya bahwa setiap tetes keringat di sesi latihan pasca Lebaran ini akan terbayar lunas dengan kemenangan gemilang. Selanjutnya, manajemen mengajak suporter untuk terus menyuarakan dukungan positif melalui kanal komunikasi resmi milik klub.
Akhirnya, semua pihak bersatu hati mendukung perjuangan tim agar mampu menumbangkan Persipal dan segera mengamankan posisi yang lebih tenang.(*)





