SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelajahi sejarah PSIS Semarang dalam sepuluh tahun terakhir berarti melihat sebuah perjuangan yang penuh drama dan emosi. Sebagai salah satu klub pendiri PSSI, tim kebanggaan warga Semarang ini memiliki perjalanan yang sangat dinamis di peta sepak bola nasional.
Meskipun saat ini sedang berjuang keras mengamankan posisi di Liga 2, Laskar Mahesa Jenar tetap menjadi simbol harga diri bagi masyarakat Jawa Tengah. Banyak pihak bertanya-tanya, dalam satu dekade ke belakang, di kasta mana saja tim ini pernah bertarung dan apakah mereka pernah merasakan pahitnya Liga 3?
Perjalanan Mahesa Jenar dalam kurun waktu 2016 hingga 2026 ini merupakan sebuah siklus pasang surut yang luar biasa. Akibatnya, mentalitas para suporter seperti Panser Biru dan Snex terus teruji oleh berbagai hasil pertandingan yang tidak menentu.
Di samping itu, manajemen klub terus melakukan pembenahan infrastruktur maupun kualitas skuad guna menjaga eksistensi tim di level profesional. Namun, tantangan finansial dan persaingan ketat antar-klub besar seringkali menjadi kerikil tajam dalam langkah mereka.
Strategi jangka panjang menjadi kunci utama agar identitas klub legendaris ini tidak hilang tergerus zaman.
BACA JUGA: Libur Tapi Diawasi? Pemain PSIS Dapat Jatah Rehat, Ada Perintah Khusus Jelang Laga Penentu Nasib!
Kilas Balik Sejarah PSIS Semarang (2016–2026)
Melihat data satu dekade terakhir, PSIS Semarang memiliki catatan kasta yang sangat menarik untuk kita simak bersama. Maka dari itu, berikut adalah rincian perjalanan Mahesa Jenar di kompetisi sepak bola Indonesia:





