Puncak Acara HPN Tahun 2022 di Blora, PWI Gelar FGD

Puncak Acara HPN Tahun 2022 di Blora, PWI Gelar FGD

BLORA, 1/3 (BeritaJateng.tv) – Puncak Hari Pers Nasional di Blora, Jawa Temgah, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) , Sabtu (26/2/2022) kemarin, menggelar acara Focus Group Discussion (FGD).

Ketua PWI Blora Heri Purnomo, SH menyampaikan FGD ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan HPN 2022.

“Sebelumnya PWI Kabupaten Blora telah menggelar peringatan HPN tahun 2022, dengan memotong tumpemg bersama pengurus dan seluruh anggota serta mitra PWI, di sekretariat PWI dengan sederhana namun khidmat pada 10 Februari lalu, ” ucap Heri, Sabtu (26/2/2022) kemarin.

“Dua hari berikutnya tepat di satu tahunya senior kami, almarhum ketua PWI Blora Wahono, kami dan sejumlah anggota berziarah ke makamnya, dan ke makam rekan PWI yang lain yang telah memdahului kita. Semoga mereka diampuni segala dosanya, dan diterima disisiNya, ” imbuhnya.

Heri menambahkan, FGD bersama Pemkab Blora ini, bertepatan dengan satu tahunya kepemimpinan Bupati Blora H Arief Rohman dan wakil Bupati Tri Yuli Setyowati.

“Kami mewakili rekan Pers mengucapkan selamat atas keberhasilan memimpin Blora dalam satu tahun ini. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi dan bisa membawa Blora lebih maju lagi, dikenal masyarakat luas, “kata Heri.

Tujuan dari FGD bersama Pemkab ini, lanjut Heri, adalah untuk mempererat hubungan pers dengan Pemkab Blora. Pers selain sebagai fungsi kontrolnya juga bisa membantu mengangkat pberitaan tentang kearifan lokal Blora, sesuai takline nya Bupati “Sesarengan Bangun Mbloro”.

Buoati Blora, H. Areif Rohman menyambut baik acara ini, karena pers adalah merupakan penyambung lidah bagi Pemerintahan. Tanpa Pers Pemerintah tidak ada yang memberitakan tentang keberhasilan dna kemajuan yang dirainya.

“Kami tidak anti kritik, namun kalau menulis yang berimbanglah. Jangan terus Bed news is good news, juga harus ada good news is good news. Kalau Berita jelek terus yang di angkat kapan investor akan masuk. Sedangkan kemajuan Blora dalam satu tahun ini tidak ada beritanya. Nah ini yang perlu dipahami oleh teman teman media, ” Kata Arief Rohman, Sabtu (26/2/2022) kemarin, saat menjadi Keynote Speaker di acara FGD.

Arief menambahkan, bahwa Pemkab juga akan memperbaiki kinerjanya juga. Ia menambahkan bahwa OPD juga tidak usah takut menjawab jika ada wartawan yang ingin klarifikasi.

“Mari kita bersama sama memajukan Blora lebih baik lagi. Saya harap semua OPD juga mau menjawab sesuai bidangnya. Jangan apa apa harus saya,” tegasnya.

Sementara Ketua PWI Provinsi Jawa Tengah Amir Machmud juga mengingatkankepada media bahwa pers selain sebagai fungsi kontrol atas kebijakan pemerintah, juga menjalankan fingsi sosial.

“Memang di era digitalisasi ini media sering menulis sebuah berita yang viral. Karena dari sisi bisnia bisa mendapatkan view banyak. Artinya media sekarang ini yang terkoneksi dengan adsends, akan mendapat keuntungan yang banyak. Namun tidak berarti yang tidak viral tidak mengahasilkan, asalkan kita bisa mengemasnya agar menarik pembaca, ” kata Amir Machmud selaku narasumber dari FGD di Blora.

Jadi, lanjutnya, didalam sebuah pemberitaan good news is good news ini, penting juga untuk dikomsumsi pembaca sebagai suara hal yang baru, dan untuk kemajuan masyarakat banyak.

Tak mau ketinggalan narasumber yang satu ini, Zaenal Abidin Petir sebagai wakil dari Komisi Informasi Publik (KIP), suaranya yang khas ini, membuat para peserta FGD terkesima.

Ia memang pandai “Ngocek i” (mengupas) para OPD dan Pejabat dengan gaya ceplas ceplosnya.

“Tugas KIP ya memang begitu, yang namanya keterbukaan publik itu, semua data boleh diminta oleh wartawan, terutama PWI. Kecuali yang dilindungi berdasarkan Undang – undang Republik Indonesia,” ucap Zaenal.

Para pesertapun antusias untuk bertanya, sehingga acara jadi hidup. Acara seperti ini memang dirindukan oleh Pemerintah dan Pers, Ngopi bareng media sesuai yang direncanakan Bupati Blora, untuk “Sesarengan Mbangun Bloro”. (Her/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.