Jateng

Pusat Perlengkapan Haji di Blora Diserbu Calon Jamaah Haji

×

Pusat Perlengkapan Haji di Blora Diserbu Calon Jamaah Haji

Sebarkan artikel ini
Pusat Perlengkapan Haji
Calon Jamaah Haji Berbelanja di Pusat Perlengkapan Haji di Blora. (Hery P/beritajateng.tv)

BLORA, beritajateng.tv – Musim Haji menjadi berkah tersendiri bagi penjual perlengkapan dan oleh – oleh di pusat perlengkapan haji Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Indah Puspita pemilik pusat perlengkapan haji dan oleh – oleh di Blora ini, mengaku omset penjualan tahun ini meningkat hingga 20 – 30 persen.

“Tahun ini Alhamdulillah peningkatan ya, tapi kan karena ada yang yang tertuda dua tahun tinggal nambah kekurangan saja. Pasti adalah kenaikan penjualannya, antara 20 – 30 persen”, ungkap Indah, Senin (29/5/2023).

Untuk perlengkapan haji yang banyak di buru adalah baju ikhram, kaos haji, mukena hingga sandal.

Sementara oleh – oleh haji yang banyak di buru adalah air zam-zam, coklat, madu arab, kacang arab hingga kismis. Sedangkan oleh-oleh jenis souvenir yang di buru adalah tasbih dan sajadah.

Tidak hanya dari dalam kota, pembeli juga datang dari luar kota Blora. perlengkapan dan oleh-oleh haji ini di datangkan langsung dari Arab Saudi.

warga memilih beli perlengkapan dan oleh -oleh haji di Indonesia karena lebih mudah dan simple. Selain itu harganya juga lebih terjangkau.

CJH Pilih Belanja di Pusat Perlengkapan Haji

“Repot, berat mas kalau bawa dari sana. Takutnya juga kena denda”, kata Sutaji Sumiarjo, salah satu Calon Jamaah Haji asal Blora.

Ratusan jamaah calon haji asal Blora di rencanakan akan berangkat ke tanah suci pada 20 sampai 22 juni mendatang.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Blora, HM Fatah  menjelaskan. Jumlah calon jemaah haji (CJH) dari wilayah kabupaten setempat yang sudah fiks akan berangkat ke tanah suci Mekah sebanyak 637 orang.

“Itu sudah fix, besok rencana saya akan sowan Pak Bupati untuk melaporkan. Jadi rinciannya calon jemaah haji dari Blora 637 orang. Kemudian di tambah 6 petugas haji daerah (PHD) dan 1 pembimbing ibadah (KBIH). Sehingga totalnya 643,” jelas HM Fatah di ruang kerjanya, Selasa (30/5/2023).