SEMARANG, beritajateng.tv – Ramai baliho dan spanduk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bersama dengan Presiden RI Joko Widodo di beberapa wilayah Jawa Tengah (Jateng). Tak sedikit orang yang mengira bahwa Partai Gerindra yang menginisiasi baliho Prabowo-Jokowi tersebut.
Sektretaris Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Sriyanto Saputro angkat bicara saat disinggung terkait baliho tersebut. Saat dikonfirmasi beritajateng.tv melalui sambungan telepon, ia menyebut baliho tersebut di luar dugaannya.
“Ada dua hal ya. Kalau baliho gambar Pak Jokowi gambar Pak Prabowo di situ ada caleg ya, ada simbol partai, memang itu langkah temen-temen (Partai Gerindra). Istilahnya menyampaikan lho bahwa persatuan itu penting ya,” ungkap Sriyanto pada Rabu sore, 5 Juli 2023.
Menurutnya, menyandingkan foto Prabowo dan Joko Widodo sebagai lambang persatuan. Pasalnya, kedua sosok yang merupakan pimpinan Bangsa tersebut sebelumnya rival pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 silam.
“Yang kedua, di luar itu, itu di luar dugaan. Ternyata saya itu keliling, termasuk dapil saya, ada spanduk baliho, adanya Pak Prabowo sama Pak Jokowi saja. Itu kita orang partai malah ga tau yang masang siapa,” imbuh legislator yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jateng itu.
BACA JUGA: Golkar Di sebut Gabung Koalisi Gerindra-PKB, Panggah: Ketum sedang Cari Koalisi Terbaik
Spanduk atau Baliho Prabowo-Jokowi Bukan Berasal dari Gerindra
Sriyanto mengaku dirinya kerap kali menemukan baliho maupun spanduk dukungan terhadap Prabowo sebagai Presiden 2024 yang bersanding dengan Jokowi di Jateng.
Ia menegaskan, spanduk maupun baliho bergambar Prabowo dan Jokowi tanpa adanya unsur caleg maupun atribut Partai Gerindra bukan berasal dari pihaknya. Sriyanto menduga baliho tersebut digagas oleh relawan yang menginginkan Prabowo menggantikan kursi Jokowi di bursa Pilpres 2024.
“Bukan dari kader, ini relawan, pihak luar. Kita malah gatau yang masang itu siapa, di spanduk, di pelosok-pelosok se-Jateng. Di provinsi lain saya gatau ya, tapi di Jateng, contoh di dapil saya, Wonogiri, Sragen, Karanganyar. Nah itu pas saya keliling selalu ada,” terangnya.
Meskipun begitu, Sriyanto mengaku bahwa ada beberapa baliho atau spanduk kader Partai Gerindra yang juga menyertakan foto Prabowo bersama Jokowi. Namun, ia menyebut saat ini belum resmi memasuki masa kampanye, sehingga hal itu bukan sebuah masalah.
“Momentumnya kan juga kita belum ada calon, kalau sudah saatnya masa kampanye kita ga boleh. Kan ga boleh pakai simbol negara,” pungkasnya.
BACA JUGA: Partai Gerindra Larang Kader Gunakan Janji Politik Kas Bon Saat Berkampanye
Sriyanto akui kaget banyak baliho Prabowo di Solo dan sekitarnya
Pemasangan baliho bergambar Prabowo dan Jokowi juga ia temukan beberapa kali saat berkunjung ke Solo dan sekitarnya. Baliho dan spanduk terpasang di daerah yang ia sebut ‘zona merah’ tersebut sontak membuatnya kaget.
“Di Solo baliho besar-besar itu saya ga tau, apalagi reklame yang berbayar, itu kan sama sekali kita ga tau. Ibaratnya kita mau bayar bingung, wong saya pribadi pasang itu aja bayarnya mahal,” tegasnya.
“Tapi yang saya sampaikan tadi, spanduk dan baliho besar Pak Prabowo dan Jokowi hingga pelosok desa itu tidak ada simbol partai, siapa yang masang kita tidak tau,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi




