Atas bentrokan itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Satake Bayu menyebut massa telah membakar sebanyak enam unit motor.
Sementara itu, Kapolresta Magelang Kombes Ruruh Wicaksono mengatakan keributan antara kelompok simpatisan itu terjadi karena ada gesekan.
“Itu ada kegiatan masyarakat, kemudian saat kelompok lain hendak kembali terjadi bersinggungan dengan kelompok lain, dan terjadi lempar-lemparan,” ujar Ruruh dalam sebuah wawancara, Minggu, 15 Oktober 2023. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





