“Berkaitan dengan hal tersebut [tarif Trump], kami sudah melakukan mitigasi dan koordinasi, kemudian diskusi dengan para pelaku usaha,” beber dia.
Meskipun Jawa Tengah saat ini belum merasakan dampak dari kebijakan tersebut, Sakina tetap berupaya untuk meminimalisir efek perang dagang dengan memperluas pangsa pasar untuk ekspor.
“Kalau memang garmen, alas kaki, itu padat karya yang ada di Jawa Tengah, strategi yang kami inginkan sebetulnya adalah pangsa pasar. Tidak hanya Amerika Serikat, tapi terus berkembang ke berbagai negara yang sebetulnya masih menjadi potensi,” pungkas Sakina. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





