Jateng

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, BPKH Pastikan Biaya Haji 2026 Aman Sebab Borong Valas Lebih Awal

×

Rupiah Melemah Terhadap Dolar, BPKH Pastikan Biaya Haji 2026 Aman Sebab Borong Valas Lebih Awal

Sebarkan artikel ini
Rupiah Haji
Anggota BPKH RI, Ace Riana Jayaprawira, usai menghadiri BPKH Connect di Hotel Ciputra Semarang, belum lama ini. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi memengaruhi pengelolaan dana haji karena sebagian besar komponen pembiayaan menggunakan mata uang asing.

Meski demikian, Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memastikan biaya penyelenggaraan haji tahun 2026 masih dalam kondisi aman.

Sebagai informasi, pada Jumat, 22 Mei 2026 pagi, rupiah berada pada level Rp17.698 per dolar AS.

Anggota BPKH RI, Acep Riana Jayaprawira, mengatakan pelemahan kurs memang menjadi salah satu tantangan dalam pengelolaan dana haji. Sebab, jemaah membayar setoran dalam bentuk rupiah, sementara berbagai kebutuhan operasional haji menggunakan mata uang asing.

Menurutnya, komponen pembayaran seperti hotel, penerbangan, hingga katering di Arab Saudi menggunakan dolar AS maupun riyal.

BACA JUGA: Kondisi Jemaah Haji RI 2026, 24 Orang Wafat dan Puluhan Masih Dirawat

“Misalnya kalau kurs ini tinggi, maka ԁiperlukan lebih banyak rupiah untuk melakukan pembayaran baik untuk hotel, untuk penerbangan, katering di Arab Saudi-nya. Yang bisa jadi mereka minta dolar atau minta riyal,” ujar Acep usai menghadiri BPKH Connect di Hotel Ciputra Semarang, belum lama ini.

Kendati begitu, Acep memastikan pelemahan rupiah saat ini belum berdampak terhadap pembiayaan haji tahun berjalan atau tahun 2026.

“Nah, kalau yang sekarang kenaikan dolar ini sudah tidak berpengaruh begitu. Kenapa? Karena kita sudah beli dari kemarin kan, pada saat masih rendah,” katanya.

Asep menuturkan, BPKH telah melakukan pembelian mata uang asing lebih awal sehingga kenaikan kurs saat ini tidak memengaruhi pembiayaan haji tahun ini.

“Alhamdulillah posisi kita aman. Sudah terbeli semua ya karena kita belinya lebih awal,” sambungnya.

BPIH Haji 2026 Capai Rp87,4 Juta, Sebagian Ditopang Nilai Manfaat

Sebelumnya, Pemerintah RI bersama Komisi VIII DPR RI telah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1447 Hijriah atau 2026 sebesar Rp87.409.365.

Dari jumlah tersebut, jemaah membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) sebesar Rp54.193.806. Sementara sisa biaya sebesar Rp33.215.558 berasal dari nilai manfaat hasil pengelolaan dana haji.