Serta deretan penghargaan lainnya baik di bidang lingkungan, pembangunan daerah. Hingga penganugerahan Kota Layak Anak kategori Utama oleh Kemen PPPA RI.
“Dari yang saya paparkan, ada beberapa capaian-capaian yang sudah selesai dan belum sesuai RPJMD Kota Semarang tahun 2021-2026,” ujar Mbak Ita di sela acara.
Menurut Mbak Ita, dari lima misi ada satu misi yang telah diselesaikan, yaitu misi kelima Reformasi Birokrasi. “Karena itu tidak menyangkut dengan proyek, atau sebagainya tapi lebih ke regulasi saja. Termasuk yang omnibus law, reformasi birokrasi itu salah satunya ada di situ,” kata dia.
Sedangkan keempat visi misi lainnya masih menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi Pemerintah Kota Semarang.
“Yang pasti kami mohon support untuk menuntaskan visi misi kami sampai 2025. Sehingga PR yang ada dari misi pertama hingga keempat ini harus didukung oleh semua pihak,” kata dia.
Dewan Apresiasi Prestasi Pemkot Semarang
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengapresiasi penghargaan yang telah diraih Pemkot Semarang.
“Secara objektif saya melihat, memang banyak penghargaan yang didapat (Pemkot Semarang-red). Kami selaku mitra lembaga yang ada di legislatif memberikan apresiasi kepada Pemkot Semarang,” kata Pilus sapaan akrabnya.
“Semoga prestasi ini bisa dipertahankan, dan ditingkatkan. Sehingga masyarakat juga senang melihat keberhasilan pemerintah dengan mendapatkan penghargaan-penghargaan,” sebutnya.(*)
Editor: Elly Amaliyah





