Meski demikian, Erwan yang juga merupakan Kabid Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mencontohkan, seluruh SMP di Kota Semarang telah berkomitmen untuk tidak menahan ijazah siswa pada kondisi apa pun. Hal tersebut nantinya juga akan ia coba terapkan di jenjang pendidikan SD.
“Ada komitmen perjanjian tidak akan menahan ijazah pada kondisi apa pun. Artinya, tidak ada urusannya dia membayar atau tidak. SD pun juga sama,” imbuh Erwan. (*)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi





