Nasional

Sebut Prabowo Punya Akar Kuat di Dunia Koperasi, Menkop Ferry: Kakeknya Sahabat Bung Hatta

×

Sebut Prabowo Punya Akar Kuat di Dunia Koperasi, Menkop Ferry: Kakeknya Sahabat Bung Hatta

Sebarkan artikel ini
Prabowo Koperasi
Menteri Koperasi RI, Ferry Juliantono, usai membuka Rembuk Petani Tebu Rakyat dalam Penguatan Ekosistem Industri Gula di Hotel Novotel Semarang, Selasa, 14 Juli 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menteri Koperasi (Menkop) RI, Ferry Juliantono, mengungkap latar belakang Presiden Prabowo Subianto yang ԁinilainya memiliki kedekatan dengan gerakan koperasi sejak lingkungan keluarga.

Ferry mengklaim, perhatian Prabowo terhadap penguatan koperasi bukan muncul secara tiba-tiba. Ia menyebut kakek hingga ayah Presiden Prabowo memiliki peran dalam perkembangan koperasi di Indonesia.

Hal itu Ferry sampaikan usai membuka Rembuk Petani Tebu Rakyat dalam Penguatan Ekosistem Industri Gula Melalui Sinergi Koperasi Berbasis Koperasi, LPDB Koperasi dan PT PG Rajawali I di Hotel Novotel Semarang, Selasa, 14 Juli 2026.

“Iya, kakek beliau, Pak Margono Djojohadikoesoemo, adalah sahabat baik Bung Hatta yang juga penggerak koperasi keliling dan koperasi di desa-desa,” ujar Ferry.

Tak hanya itu, Ferry mengatakan ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo, juga merupakan salah satu pendiri Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia (IKPRI).

“Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia ini memiliki bank, namanya Bank Kesejahteraan Ekonomi,” imbuh Ferry.

Ferry menambahkan, sebelum menjadi Presiden RI, Prabowo juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Induk Koperasi Unit Desa (INKUD) sekaligus mendirikan sejumlah koperasi.

“Pak Prabowo Subianto sendiri sebelum menjadi presiden menjadi Ketua Dewan Pembina INKUD dan juga mendirikan beberapa koperasi,” ungkap Ferry.

BACA JUGA: Hari Koperasi ke-79, KDMP dari Berbagai Daerah Meriahkan Gelar Produk Koperasi dan UMKM di Solo

Ferry menuturkan, pengalaman keluarga maupun kiprah Prabowo di dunia koperasi menjadi salah satu alasan pemerintah saat ini menjadikan koperasi sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional.

Ia menilai Prabowo ingin mengembalikan peran koperasi agar mampu tumbuh sejajar dengan badan usaha milik negara (BUMN) maupun swasta.

“Oleh karena itu, ketika menjadi presiden, Pak Prabowo betul-betul memprioritaskan kembalinya badan usaha koperasi ini bisa tampil memberikan andil bersama badan usaha swasta dan BUMN,” jelasnya.

Selain memiliki latar belakang di dunia koperasi, kata Ferry, Prabowo juga memahami persoalan pertanian. Pasalnya, Prabowo pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI).