Gaya Hidup

Sedang Tayang di Bioskop! Begini Review Film Avatar: Fire and Ash

×

Sedang Tayang di Bioskop! Begini Review Film Avatar: Fire and Ash

Sebarkan artikel ini
Film Avatar: Fire and Ash
Poster film Avatar: Fire and Ash. Ig/@avatarvilmes

SEMARANG, beritajateng.tv – Usai menunggu cukup lama, film Avatar: Fire and Ash akhirnya resmi tayang di bioskop.

Film tersebut merupakan film ketiga dari waralaba raksasa garapan James Cameron.

Banyak yang nggak sabar ingin menyaksikan film tersebut, meski berdurasi kurang lebih tiga jam kini sukses mencuri perhatian.

BACA JUGA: Jangan Lewatkan! Berikut Daftar Film Horor yang Siap Tayang di Bioskop Bulan Desember 2025

Buat kamu yang ingin nonton, yuk simak dulu informasi terkait review dari film yang satu ini.

Review Film Avatar: Fire and Ash

Berbeda dari film kedua yang lebih menitikberatkan pada proses beradaptasi dengan lingkungan baru.

Fire and Ash tampil berani dengan mengangkat tema duka mendalam pascakematian putra sulung keluarga Sully.

Pada titik inilah karakter Neytiri, yang di perankan secara memukau oleh Zoe Saldana, benar-benar menonjol.

Penonton akan menyaksikan rapuhnya pertahanan seorang ibu yang kehilangan buah hatinya, sekaligus kekecewaannya terhadap sang suami, Jake Sully.

Meski demikian, konflik tersebut justru memperkaya perkembangan karakter Neytiri.

Ia tergambarkan mampu bangkit dari kesedihan, kembali menjadi sosok tangguh, dan bahkan berulang kali hadir sebagai penyelamat bagi pasangannya dalam situasi-situasi krusial.

Munculnya Suku Abu atau Ash People menghadirkan nuansa baru yang terasa segar dalam cerita.

Pemimpin mereka, Varang yang diperankan oleh Oona Chaplin, berhasil mencuri perhatian sebagai sorotan utama.

Sosok Varang memancarkan karisma sekaligus ancaman dengan cara yang berbeda.

Sehingga menghadirkan dinamika antagonis yang lebih menarik dan terasa lebih baru dibandingkan Quaritch yang karakternya sudah terlalu dikenal oleh penonton.

Meski menuai banyak pujian, film garapan Lightstorm Entertainment ini tetap memiliki sejumlah kekurangan.

BACA JUGA: Film Street Fighter (2026) Resmi Di sutradarai Kitao Sakurai, Hadirkan Bintang Aquaman dan Black Adam

Bagi sebagian penonton, pengembangan karakter Spider dinilai terlalu berlebihan sehingga pada beberapa bagian dianggap mengganggu alur utama kisah keluarga Sully.

Di sisi lain, walaupun mengangkat tema api, latar suasana laut dan hutan daratan masih terasa sangat dominan.

Sehingga kembali menghadirkan nuansa yang mengingatkan pada film sebelumnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp