Nasional

Selat Hormuz Sukses Curi Perhatian Dunia, Berikut Fakta Unik Tentang Kawasan Tersebut 

×

Selat Hormuz Sukses Curi Perhatian Dunia, Berikut Fakta Unik Tentang Kawasan Tersebut 

Sebarkan artikel ini
Selat Hormuz
Ilustrasi selat Hormuz. Freepik

SEMARANG, beritajateng.tv – Konflik global yang terjadi antara Iran dan AS kini masih terus berlanjut hingga akhirnya Iran mengancap selat Hormuz di tutup.

Kabar ini tentu saja tidak hanya memunculkan kekhawatiran besar bagi AS tapi negara lainnya juga ikut panik menanggapi isu tersebut.

Pasalnya, kawasan ini merupakan rute maritim yang sangat penting bagi transit energi global sehingga berpengaruh bagi masa depan setiap negara.

BACA JUGA: Nilai Ekspor Jateng Turun 300 Juta Dolar Imbas Perang AS-Iran, Disperindag: Sektor Tekstil Terpukul

Berikut ini beberapa fakta unik tentang kawasan tersebut yang kabarnya kini resmi di tutup dan hanya mengizinkan beberapa kapal dari belahan dunia untuk melewatinya.

Fakta Unik Selat Hormuz

Jalur Pasokan Minyak Mentah Dunia

Distribusi minyak mentah dunia dari Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA) sebagian besar melewati Selat Hormuz.

Artinya, sekitar 15% pasokan minyak mentah global sekitar 14 hingga 15 juta barel bergantung pada jalur tersebut.

Jika Selat Hormuz benar-benar ditutup, dampaknya bisa sangat besar dan berpotensi memicu krisis energi di tingkat global.

Jalur Logistik Global

Sekitar 20% pasokan LNG dunia, khususnya yang berasal dari Qatar dan UEA, didistribusikan melalui Selat Hormuz.

Selain itu, produk bahan bakar minyak juga dikirim lewat jalur ini dengan total hampir 8 juta ton.

Hal ini menunjukkan bahwa gangguan di kawasan tersebut tidak hanya mendorong kenaikan harga minyak, tetapi juga berpotensi membuat dunia kesulitan memenuhi kebutuhan logistik energi secara global.

Jadi Titik Panas Ketegangan Dunia

Kedekatannya dengan sejumlah negara berkekuatan besar membuat Selat Hormuz sering menjadi titik panas ketegangan geopolitik dunia.

Posisi yang sangat strategis ini menjadikannya rentan terhadap konflik internasional.

BACA JUGA: Iran Lebih Pilih Turkiye dan Pakistan Jadi Penengah, Hersubeno: Blunder Diplomatik Prabowo Gabung BoP

Iran yang menguasai wilayah pantai utara Selat Hormuz kerap menghadapi dinamika politik dan militer.