Adapun wilayah lain seperti Banyumas, Cilacap, dan Kebumen juga menunjukkan potensi hujan merata sepanjang hari, meski dengan intensitas yang bervariasi.
Lebih jauh, BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang juga mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 23 hingga 25 Maret 2026. Pada periode tersebut, sejumlah wilayah di Jawa Tengah berstatus waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat.
BACA JUGA: Waspada! Pantura Jateng Bakal Hujan Selama Mudik Lebaran: Tegal dan Brebes Dominan
Untuk 23 Maret 2026, wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Magelang, Wonosobo, Temanggung, Cilacap, Brebes, Banyumas, Purbalingga, Pemalang, dan Tegal.
Sementara pada 24 Maret 2026, potensi hujan meluas ke wilayah Boyolali, Klaten, Surakarta, Sukoharjo, Sragen, Pemalang, Kota dan Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Semarang, Salatiga, Grobogan, Kendal, Temanggung, hingga Batang.
Kemudian pada 25 Maret 2026, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Demak, Jepara, Kabupaten Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, hingga Blora.
BMKG mencatat status siaga maupun awas untuk periode tersebut nihil, namun masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat terjadi secara lokal dengan intensitas cukup tinggi.
Potensi Hujan Berangin dan Gangguan Jarak Pandang
Selain hujan, BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan dengan petir dan angin kencang di sejumlah wilayah, terutama pada siang hingga malam hari. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di wilayah dataran tinggi serta sebagian wilayah tengah dan selatan Jawa Tengah.
Fenomena udara kabur hingga kabut juga berpotensi muncul pada pagi atau malam hari yang dapat memengaruhi jarak pandang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat beraktivitas di luar ruangan maupun saat melakukan perjalanan. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





