Semarang Music Fashion Festival Ajang Kreasi Seni Budaya Bagi Pelajar SMP 

Semarang Music Fashion Festival Ajang Kreasi Seni Budaya Bagi Pelajar SMP 

Semarang, 10/9 (BeritaJateng.tv) – Kota Semarang gelar Semarang Music and Fashion Festival, Sabtu (10/9). Event ini merupakan ajang ekspresi dan kreasi seni budaya bagi para pelajar SMP di Kota Atlas.

Semarang Music and Fashion Festival dihelat di Taman Sudirman, Kecamatan Gajahmungkur. Diikuti ratusan pelajar dari 53 SMP negeri dan swasta di Kota Semarang. Gelaran pelajar tersebut sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Olahraga Nasional yang jatuh pada tanggal 9 September 2022.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan apresiasi atas kreativitasan gelaran Semarang Music and Fashion Festival. Selain bisa menjadi wadah kreasi seni budaya pelajar, kegiatan itu bisa dapat menjadi ajang sosialisasi untuk lebih membumikan Kurikulum Merdeka.

“Ini menjadi ajang positif bagi anak-anak kita, khususnya para pelajar SMP. Kami berharap bisa menjadi momen pendorong bagi sekolah maupun stakeholder terkait lebih kreatif membuat wadah atau kegiatan yang bisa mewadai energi dan semangat kreatif pelajar kita,” beber wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Berkaca dari tren Citayam Fashion Week yang bernah hit beberapa waktu lalu, Hendi menyebut Semarang Mucic and Fashion Festival juga bisa menjadi wadah bagi anak muda di Semarang di bidang fashion. Meski saat ini lebih menonjolkan kreasi batik seragam sekolah, ke depan diharapkan bisa berkembang ke style fashion kekinian.

“Selama itu positif bagi perkembangan seni dan budaya, serta kreativitasan anak muda Kota Semarang, pemerintah akan selalu mendukung,” ucap dia.

Sekda Iswar Aminudin menambahkan kegiatan ini bisa menciptakan sinergi antarsekolah. Agar saling lebih mengenal, khususnya antar siswa. Dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan di Kota Semarang mengingat kota ini dibangun dengan semangat kebersamaan.

“Kita tidak bisa membayangkan kota ini berkembang tanpa peran serta masyarakat, stakeholder, para guru dan pelajar. Pembangunan kota ini berhasil karena kebersamaan,” ujarnya saat memberi sambutan di pembukaan Semarang Music and Fashion Festival, Sabtu.

Semarang Music and Fashion Festival akan menyajikan sejumlah acara yang cukup menarik. Di antaranya fashion show yang menampilkan batik khas atau identitas tiap-tiap sekolah di Semarang.

“Bahwa tiap sekolah sebenarnya punya batik khas yang menjadi ciri atau identitas dari masing-masing sekolah. Ini menjadi unik dan menarik ketika ditampilkan dalam gerak padu fashion dari pelajarnya,” kata Ketua Panitia Semarang Music and Festival, BS Wirawan.

Ada juga lomba senam poco-poco yang tak hanya akan dinilai dari gerak padu para peserta tapi juga melihat tampilan dari seragam olahraga.

“Selain batik, seragam olahraga juga beda tiap sekolah. Bisa juga menjadi identitas bagi pelajar,” sebutnya.

Pentas musik pelajar juga menjadi daya tarik sendiri di ajang ini. Sebanyak lima grup band pelajar binaan SMPN 44 siap meghentak dan menghangatkan kesejukan suasana malam di Taman Sudirman. Serta ada 45 stand yang menampilkan prestasi dan program unggulan Kurikulum Merdeka tiap sekolah.

“Semarang Music and Festival memperebutkan piala wali kota, dengan total hadiah uang pembinaan hingga Rp12 juta,” tukas BS Wirawan. (Ak/El)

Leave a Reply