Jateng

Semarang Raih Predikat Tertinggi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak dari Kementerian PPPA

×

Semarang Raih Predikat Tertinggi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak dari Kementerian PPPA

Sebarkan artikel ini
Kota Semarang Raih Predikat Tertinggi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak dari Kementerian PPPA
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifah Fauzi kepada Agustina, Walikota Semarang penghargaan Kabupaten/kota layak anak predikat utama. (Doc. Pemkot)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kota Semarang menorehkan prestasi gemilang dengan raihan predikat Utama atau predikat tertinggi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025.

Penyerahan penghargaan bergengsi langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Arifah Fauzi kepada Agustina, Walikota Semarang di Jakarta.

Prestasi ini menegaskan komitmen nyata Pemerintah Kota Semarang bersama seluruh stakeholder. Dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh anak yang ada di Kota Semarang.

Dengan raihan predikat Utama, Kota Semarang menjadi satu dari 22 kabupaten/kota se-Indonesia yang berhasil mencapai tingkat tertinggi dalam penilaian KLA tahun ini.

Menurut Agustina, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, sinergi dan kolaborasi dari jajaran Pemerintah Kota Semarang bersama lembaga terkait. Serta masyarakat dalam mewujudkan hak-hak anak secara menyeluruh.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa penghargaan ini lebih dari sekadar apresiasi.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa membangun kota ramah anak adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menyediakan ruang publik yang aman bagi anak. Seperti taman bermain dan jalur sepeda, sebagai penyeimbang dari tantangan digitalisasi. “Kota kita bukan hanya layak huni, tetapi juga layak dicintai,” tegasnya.

Senada dengan Pratikno, Menteri PPPA, Arifah Fauzi, menjelaskan bahwa KLA merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pimpinan daerah.

“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kesungguhan Gubernur, Bupati, Walikota. Beserta seluruh jajarannya dalam mewujudkan lingkungan yang aman bagi anak,” kata Arifah.

BACA JUGA: Gelontor 75 Ton Beras, Agustina Ingin Tekan Inflasi di Kota Semarang

Menteri PPPA juga menambahkan bahwa pencapaian KLA kini telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Hal ini menunjukkan bahwa upaya mewujudkan kota layak anak adalah prioritas nasional yang harus terus diupayakan.

Sementara itu, Walikota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti bersyukur dan bangga atas raihan tertinggi dalam penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak ini.