Politik

Sengketa Pilkada Kota Semarang di MK Berakhir, Agustina-Iswar Segera Dilantik, Malam Ini Penetapan

×

Sengketa Pilkada Kota Semarang di MK Berakhir, Agustina-Iswar Segera Dilantik, Malam Ini Penetapan

Sebarkan artikel ini
Sengketa Semarang | Pasangan calon walikota dan wakil walikota Semarang nomor urut 01, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin dalam debat perdana Pilwalkot di Semarang. (Dok)
Pasangan calon walikota dan wakil walikota Semarang nomor urut 01, Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin, dalam debat perdana Pilwalkot di Semarang. (Foto: YouTube/KPU Kota Semarang)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Semarang akhirnya mencapai titik akhir. Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan bahwa gugatan terkait Pilkada Semarang tidak dapat berlanjut dalam sidang dismissal pada Selasa, 4 Februari 2025.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Ahmad Zaini, menyatakan bahwa keputusan MK menjadi dasar bagi KPU untuk segera menetapkan pasangan calon kepala daerah terpilih.

“Penetapan kepala daerah terpilih malam ini di Hotel Setos,” ungkapnya pada Rabu, 5 Februari 2025.

Setelah penetapan, hasil tersebut akan berlanjut ke DPRD Kota Semarang untuk proses lebih lanjut. Namun, terkait jadwal pelantikan, Zaini menegaskan bahwa kewenangan penuh berada di tangan pemerintah.

BACA JUGA: Putusan MK Sudah Final, KPU Jawa Tengah Bakal Tetapkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin Besok Malam

“Pelantikan jadwalnya berlangsung pada 20 Februari 2025,” ujarnya.

Gugatan sengketa Pilkada Semarang sebelumnya Perhimpunan Pemilih Indonesia (PPI) ajukan atas perwakilan Saparuddin selaku Koordinator Nasional PPI.

Namun, pemohon secara resmi mencabut gugatan tersebut melalui sistem online. Bahkan, pemohon tidak menghadiri sidang lanjutan pada 20 Januari 2025.

Keputusan MK mengabulkan pencabutan gugatan tersebut berdasarkan pada hasil Rapat Permusyawaratan Hakim pada 30 Januari 2025 lalu.

Pencabutan sengketa hasil Pilwalkot Semarang 2024

Ketua MK, Suhartoyo, menyatakan bahwa permohonan pencabutan gugatan telah memenuhi dasar hukum yang berlaku.

“Pemohon tidak dapat mengajukan kembali permohonan dan Panitera MK mesti mengembalikan salinan berkas kepada pemohon,” ungkapnya dalam sidang.

Sebelumnya, pemohon mengajukan permohonan pembatalan hasil Pilkada Semarang karena menganggap terdapat pelanggaran prosedural yang signifikan.

BACA JUGA: Kapan Pelantikan Wali Kota Semarang Terpilih? KPU: Kemungkinan Maret, Usai Gubernur Jateng Terlantik

Salah satu keberatan yang pemohon ajukan adalah tidak terlaksanakannya pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 13, yang menurut pemohon berpotensi mencederai legitimasi hasil pemilu.

Dengan keputusan ini, pasangan Agustina-Iswar akan segera terlantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang untuk periode 2025-2029. (*)