Survei CPCS berlangsung pada 7-14 Desember 2023, dengan jumlah responden 1.200 orang mewakili 34 provinsi melalui wawancara secara tatap muka.
Metode surveinya ialah multistage random sampling, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
“Elektabilitas pasangan nomor urut 2 naik dari 50,3 persen (November) dan kini mencapai 51,7 persen, elektabilitas Anies-Cak Imin 21,8 persen, terpaut tipis dari Ganjar-Mahfud sebesar 21,3 persen,” kata peneliti senior CPCS Hatta Binhudi.
Anies-Cak Imin mengalami tren peningkatan elektabilitas 15,8 persen pada Oktober, sementara Ganjar-Mahfud melorot tajam dari sebelumnya mencapai 30,6 persen.
“Prabowo-Gibran diperkirakan bakal memenangkan Pilpres dalam satu putaran, disusul Anies-Cak Imin yang saat ini menempati posisi runner-up,” ujar Hatta Binhudi. (ant)
Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi




