Scroll Untuk Baca Artikel
Hukum & KriminalNews Update

Sidang Komisi Etik AKBP ST, Utomo Berharap jadi Pelajaran Bagi Polisi Lain

×

Sidang Komisi Etik AKBP ST, Utomo Berharap jadi Pelajaran Bagi Polisi Lain

Sebarkan artikel ini
H. Utomo didampingi kuasa hukumnya Nikkri Ardiansyah saat memberikan keterangan kepada awak media pasca mengikuti sidang KEP. (istimewa)

SEMARANG, 29/12 (beritajateng.tv) – Bidang Propam Polda Jateng melaksanakan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian ketiga di Ruang Sidang Bid Propam Polda Jateng, Rabu (29/12/2021). Sidang digelar dengan terlapor AKBP ST yang merupakan Kabagwasidik Ditreskrimum Polda Jateng dengan agenda mendengarkan kesaksian para saksi.

Kombes Pol Bambang Hidayat dipercaya sebagai Ketua Pimpinan Sidang Komisi Kode Etik Profesi Kepolisian kali ini.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ada beberapa saksi yang dihadirkan dalam sidang kali ini. Mulai dari mantan penyidik Polres Pati yang sekarang bertugas di Polres Purbalingga, beberapa penyidik dari Ditreskrimum Polda Jateng dan saksi terlapor sendiri yakni H. Utomo.

AKBP ST dilaporkan oleh warga Pati, H. Utomo dengan dugaan tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyidik.

H. Utomo didampingi kuasa hukumnya Nikkri Ardiansyah mengatakan dalam sidang tersebut ia dicecar beberapa pertanyaan. Sidang sempat alot lantaran banyak sanggahan yang dilakukan oleh AKBP ST. Bahkan pendamping AKBP ST sempat mengutarakan kepada H. Utomo supaya kasus pelaporan terhadap AKBP ST dicabut.

“Sidang berjalan lancar namun beberapa kali ada sanggahan dari AKBP ST, pendamping AKBP ST juga sempat mengatakan kepada saya dalam sidang bahwa apakah bisa laporan terhadap AKBP ST dicabut yang intinya mengingingkan damai. Secara pribadi saya sudah memaafkan AKBP ST namun laporan ini akan terus saya lanjutkan supaya dapat dijadikan pelajaran untuk Polisi lainnya supaya lebih berhati-hati dalam menjalankan tanggung jawabnya khususnya sebagai penyidik karena penyidik ini kan menentukan nasib sesorang, jika salah langkah kerugiannya sangat besar,” ungkapnya di sela-sela sidang.

Dalam sidang kali ini terungkap sebuah fakta, ternyata H. Utomo dengan AKBP ST mempunyai hubungan baik sebelum adanya kasus ini.

Tinggalkan Balasan