Gaya Hidup

Sinopsis Film Horor Angkara Murka 2025, Perpaduan antara Teror dan Isu Lingkungan

×

Sinopsis Film Horor Angkara Murka 2025, Perpaduan antara Teror dan Isu Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Film Angkara Murka
Film horor Angkara Murka. (Instagram/@sinema911)

SEMARANG, beritajateng.tv – Angkara Murka menjadi film horor perdana hasil garapan rumah produksi Forka Films. Sebelumnya rumah produksi ini terkenal dengan berbagai karyanya yang berkualitas.

Salah satu hal yang membuat Angkara Murka begitu istimewa adalah seluruh dialognya disampaikan dalam bahasa Jawa.

Raihaanun, pemeran tokoh Ambar, bahkan mengungkapkan bahwa ia harus menjalani latihan intensif agar pelafalannya terdengar alami dan meyakinkan.

Walau mengusung genre horor, Angkara Murka tidak sekadar menyuguhkan teror atau kehadiran makhluk gaib.

BACA JUGA: Begini Kisah Asmara Najwa Shihab dengan Almarhum Suami Ibrahim Assegaf: Penuh Cinta dan Sayang

Film ini justru memanfaatkan elemen horor sebagai sarana untuk menyuarakan kritik terhadap isu-isu sosial, seperti perusakan lingkungan dan ketimpangan gender.

Buat kamu yang nggak sabar ingin menyaksikan film tersebut, simak terlebih dahulu berikut ini informasi terkait sinopsisnya.

Sinopsis Film Angkara Murka

Film Angkara Murka mengambil latar di sebuah lokasi penambangan pasir.

Ceritanya berpusat pada tokoh Ambar (Raihaanun) yang berusaha mencari suaminya, Jarot (Aksara Dena), setelah pria itu menghilang secara misterius di tempatnya bekerja.

Dengan membawa anaknya, Ambar nekat mendatangi lokasi tambang, berharap menemukan petunjuk tentang keberadaan suaminya.

Di sana, Ambar bertemu dengan Raden Broto (Whani Darmawan), pimpinan tambang tempat suaminya bekerja.

Raden sebagai sosok yang kejam dan sarat korupsi. Ia tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengeksploitasi para pekerjanya dengan upah yang jauh dari layak.

Raden yang terkenal kejam justru mengabaikan kecemasan Ambar dan tidak menanggapinya dengan serius.

Ia bahkan menyatakan bahwa suami Ambar telah menghilang oleh iblis.

Sementara itu, masyarakat meyakini bahwa tambang tersebut terdapat sebuah kekuatan gaib.

Penduduk desa percaya bahwa kelangsungan aktivitas tambang memerlukan tumbal manusia.

Dalam proses pencariannya, Ambar mulai menyadari bahwa hilangnya Jarot bukanlah insiden biasa di tempat kerja. Ia kemudian mendapat bantuan dari Lukman (Simhala Avadana), seorang pekerja tambang yang sembunyi-sembunyi menentang kekuasaan Raden.

Bersama-sama, mereka berusaha melawan kekejaman dan praktik korupsi sang penguasa.

BACA JUGA: Band Sukatani Digandeng Film Angkara Murka Isi Soundtrack, Ini Makna Lagu “Tumbal Proyek”

Keduanya juga menyelidiki dugaan adanya ritual mistis yang berlangsung demi menjaga kelangsungan tambang.

Namun situasi memburuk ketika Ambar menyadari bahwa nyawa anaknya berada dalam ancaman.

Ketegangan pun memuncak saat Ambar berhadapan pada pilihan sulit, menyelamatkan anaknya atau mengungkap kejahatan yang telah lama menggerogoti desanya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp