SEMARANG, beritajateng.tv – Pengamat politik Hersubeno Arief menyoroti relasi Presiden Prabowo Subianto dengan Joko Widodo (Jokowi) yang mulai berubah arah. Dalam video kanal YouTube Hersubeno Point pada Selasa, 7 April 2026, ia menyebut hubungan keduanya kini tampak tidak lagi sehangat masa awal.
Ia menggambarkan relasi itu seperti “satu bantal dua mimpi”. Secara formal masih satu pemerintahan, namun visi politik keduanya mulai bertabrakan. “Kalau kita rangkai peristiwa terbaru, terlihat jelas mereka bersiap menempuh jalan berbeda,” ujar Hersubeno.
Menurutnya, situasi tersebut menyerupai konsep “sleeping with the enemy”. Tampilan luar terlihat harmonis, tetapi dinamika belakang panggung menunjukkan persaingan kepentingan.
Bahkan, ia menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bukan faktor utama dalam relasi tersebut. “Gibran hanya simbol, aktor utama tetap Jokowi,” tegasnya.
Hersubeno juga menyoroti konsolidasi kekuatan Jokowi melalui pembentukan Laskar Gibran serta dukungan komunitas YouTuber Nusantara. Ia menyebut langkah itu sebagai strategi penguatan basis darat dan udara dalam pertarungan politik. “Ini bukan sekadar relawan, tetapi struktur yang siap bergerak secara teritorial,” ungkapnya.
Selain itu, pertemuan Jokowi dengan duta besar Iran turut menjadi sorotan. Dalam situasi hubungan diplomatik yang sensitif, langkah tersebut dianggap sebagai sinyal politik kuat. “Pertemuan itu seperti tamparan halus terhadap arah kebijakan luar negeri Prabowo,” katanya.
Sinyal Lain Keretakan Hubungan Prabowo dan Jokowi
Sinyal lain terlihat saat momen Lebaran. Spanduk ucapan resmi hanya menampilkan foto Prabowo tanpa Gibran. Hersubeno menilai hal itu bukan kebetulan visual semata, melainkan pesan politik.
“Ini menunjukkan Gibran mulai kehilangan posisi strategis,” ujarnya.
Di sisi lain, Prabowo mulai membuka komunikasi dengan Megawati Soekarnoputri. Pertemuan keduanya selama dua jam dinilai sebagai titik penting pembentukan poros baru. Ia menilai langkah itu lebih menguntungkan secara strategis dibanding mempertahankan kedekatan dengan Jokowi.





