“Karena pelayanannya membutuhkan ketelitian, kita buka tidak hanya 2 loket saja, tapi sampai 8 loket,” imbuhnya.
Endang menyebut, pihaknya membagi loket menjadi 4 jenis. Masing-masing loket antrean berkas, loket verifikasi berkas, loket pengaduan, dan loket piagam.
“Sebelum ke loket verifikasi pemberkasan, kita sudah sediakan loket antrean berkas. Jadi termasuk sudah kita tata dulu, sudah dicek kembali dulu. Kalau sudah lengkap boleh masuk, kalau belum lengkapi dulu,” ucap Endang. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





