SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang hari terakhir Pengajuan Akun dan Verifikasi Berkas Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023, SMAN 3 Kota Semarang tampak sepi. Adapun hari terakhir pendaftaran akan berlangsung Jumat, 23 Juni 2023 besok.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMAN 3 Semarang Endang Widyastuti menyebut jumlah calon peserta didik yang meminta bantuan atas kendala selama pengajuan akun terbilang sepi menjelang hari terakhir.
BACA JUGA: Dilema Sistem Zonasi PPDB, Upayakan Pemerataan Namun Aspek Prestasi Dipertanyakan
“Jumlah yang mendaftar sejak tanggal 15 sampai 22 hari ini (yang meminta bantuan atas kendala selama pengajuan akun) justru semakin sedikit,” ungkap Endang kepada beritajateng.tv di SMAN 3 Semarang, Kamis, 22 Juni 2023.
Endang menyebut, hari Senin (19 Juni 2023) dan Selasa (20 Juni 2023) lalu menjadi hari paling padat. Banyak calon siswa mendatangi SMAN 3 Semarang.
“Yang terpadat itu di hari Senin dan Selasa. Kalau hari pertama itu sekitar 125, sedangkan hari kedua itu sekitar 160-an calon siswa,” ucapnya.
Adapun jumlah calon siswa yang menyampaikan kendala selama pengajuan akun dan verifkasi berkas pada hari Senin dan Selasa masing-masing sejumlah 280 dan 225 orang.
“Hari ini hanya ada satu atau dua yang datang. Kalau hari kemarin sampai 29 orang,” katanya.
SMAN 3 Semarang buka loket antrean berkas hingga piagam
Total, jumlah calon siswa yang meminta bantuan langsung ke sekolah tersebut sejumlah lebih dari 800 orang.
Sekolah di Jalan Pemuda Semarang tersebut membuka loket pelayanan bagi calon siswa yang berkendala selama proses pengajuan akun dan verifikasi berkas. Meskipun jam resmi buka yakni pada pukul 08.00, namun panitia sudah membuka layanan kurang dari jam 08.00
BACA JUGA: Siap-Siap PPDB Jateng 2023 jenjang SMA-SMK, Simak Jadwal Lengkap dan Jalurnya!
“Kita buka dari jam 8 pagi sampai jam 3.30 sore. Tetapi kadang karena sudah ramai, jam 8 kurang kita sudah mulai buka loket,” terang Endang.
“Karena pelayanannya membutuhkan ketelitian, kita buka tidak hanya 2 loket saja, tapi sampai 8 loket,” imbuhnya.
Endang menyebut, pihaknya membagi loket menjadi 4 jenis. Masing-masing loket antrean berkas, loket verifikasi berkas, loket pengaduan, dan loket piagam.
“Sebelum ke loket verifikasi pemberkasan, kita sudah sediakan loket antrean berkas. Jadi termasuk sudah kita tata dulu, sudah dicek kembali dulu. Kalau sudah lengkap boleh masuk, kalau belum lengkapi dulu,” ucap Endang. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





