Pariwisata

Soal Kerja Sama Pemanfaatan Benteng Pendem, Bupati Semarang Bakal Koordinasi dengan Pangdam

×

Soal Kerja Sama Pemanfaatan Benteng Pendem, Bupati Semarang Bakal Koordinasi dengan Pangdam

Sebarkan artikel ini
Benteng Pendem
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, saat di Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis, 16 Januari 2025. (Bowo Pribadi/beritajateng.tv)

UNGARAN, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang bakal segera berkoordinasi dengan Kodam IV/Diponegoro terkait kerja sama pemanfaatan Fort Willem I (Benteng Pendem Ambarawa) sebagai destinasi daya tarik wisata.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan, dalam waktu dekat pihaknya bakal berkoordinasi dengan Kodam IV/Diponegoro. Hal itu guna mematangkan kerja sama pemanfaatan aset negara yang penguasaannya ada di tangan TNI AD itu.

Saat ini, Ngesti mengungkapkan bahwa proses pengerjaan revitalisasi Benteng Pendem Ambarawa masih berlangsung oleh pihak ketiga, dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

BACA JUGA: Masih Revitalisasi, Benteng Pendem Ambarawa Belum Bisa untuk Destinasi Wisata

Ia menyebut, apabila revitalisasi tersebut beres, proses hibahnya akan langsung kepada Kodam IV/Diponegoro.

“Terkait dengan pengelolaan dan pemanfaatan ke depan, kami akan segera berkoordinasi dengan Kodam IV/Diponegoro, dalam hal ini Pangdam,” ungkap Ngesti di Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis, 16 Januari 2025.

Ngesti juga menjelaskan, nantinya kerja sama akan berlangsung antara pemerintah daerah (Pemkab Semarang) melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

BACA JUGA: Video Pola Kerjasama Pengelolaan Benteng Pendem Ambarawa Belum Matang

Sementara dengan Kodam IV/Diponegoro, kata Ngesti, nantinya melalui penunjukan salah satu unitnya dalam kerja sama pemanfaatan tersebut.

Ia berharap, proses pekerjaan revitalisasi Benteng Pendem Ambarawa yang menelan anggaran hingga Rp153 miliar oleh Kementerian PUPR ini bisa segera rampung dan bisa lekas termanfaatkan.

BACA JUGA: Video Kerusakan Jalan Nasional di Ungaran Bahayakan Pengendara

Sebab, menurutnya, tempat itu nantinya bisa membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan asli daerah, dan menggerakkan UMKM.

“Yang paling penting, nanti bisa menjadi destinasi wisata yang besar di Kabupaten Semarang,” tandas Ngesti. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp