“Karena setiap gangguan itu pasti ada gejalanya, ada durasinya, dan ada kriterianya. Jadi tidak semudah itu menjadi disorder. Kalau itu, paling tidak enam bulan lebih secara konsisten merasakan hal yang sama, kalau hanya merasakan pas kumpul-kumpul lebaran saja saya rasa belum cukup disebut social anxiety disorder,” tutup Dipta (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





