BACA JUGA: Ada Semarang Night Carnival 2025, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatifnya
Pihaknya mendapat support dari 50 tenant yang ada di Kota Semarang, baik oleh soto legendaris maupun UMKM dari PPJI (Persatuan Pengusaha Jasa Boga Indonesia).
“Jadi alhamdulillah upaya kita untuk mengangkat, membuat literasi soal soto Semarang ini bisa terwujud dengan adanya soto-soto legend. Kita lihat bahwa soto Semarang menjadi rekendasi wisata kuliner bagi wisatawan yang datang ke Ibukota Jawa Tengah,” ungkap Wing.
Menurut Wing, event semacam ini ke depannya harus semakin meriah, agar potensi dan kearifan lokal yang ada di Kota Semarang bisa terekspos.
“Soto Semarang ini kearifan lokal di Semarang yang betul-betul otentik. Selanjutnya akan kami usulkan untuk jadi warisan budaya tak benda pada Kementerian Kebudayaan,” terangnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





