Peristiwa

Suaminya Dibui, Istri Salah Satu Pelaku Carok Maut di Bangkalan Madura Curhat Begini di Media Sosial

×

Suaminya Dibui, Istri Salah Satu Pelaku Carok Maut di Bangkalan Madura Curhat Begini di Media Sosial

Sebarkan artikel ini
Istri Pelaku Carok
Unggahan istri salah satu pelaku carok maut di Bangkalan, Madura. (Foto: TikTok)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ifa, istri dari Wardi, pelaku carok di Bangkalan Madura, baru-baru ini berbagi cerita melalui akun TikToknya. Penangkapan Wardi, yang terlibat dalam aksi carok untuk membela kakaknya, Hasan Tanjung, meninggalkan luka yang mendalam bagi Ifa dan kedua anak mereka.

Dalam unggahan terbaru di akun TikTok @ifanyaraihan, sang istri membagikan potret pernikahannya dengan salah satu pelaku carok, Wardi. Keduanya terlihat serasi mengenakan busana pernikahan, menciptakan momen bahagia di tengah cobaan berat.

“Biar gak disangka bujangan, aku kan selalu menemanimu apapun keadaannya,” tulisnya, beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA: Ramai Carok Maut di Madura, Pengakuan Tersangka Ungkap Kronologi Sebenarnya: Lawan 10 Orang Lebih

Ifa juga membagikan potret kedua anaknya yang masih kecil, sambil menambahkan pesan dari suaminya agar rajin mengaji.

“Ingat pesan ayahmu yaa nak..yang rajin ngajinya.. kita pasti bisa melewati semua ini,” imbuhnya.

Sebagaimana kabar yang beredar, aksi carok 2 vs 10 ini terjadi di Bangkalan, Madura pada 12 Januari 2024. Meski melibatkan 10 orang, hanya lima orang yang berusaha menyerang Hasan dan Wardi, hingga menyebabkan empat korban jiwa, termasuk Mat Tanjar, Mat Terdam, Najehri, dan Hafid. Sementara itu, enam orang lainnya melarikan diri.

BACA JUGA: Tersangka Menyuruhnya Lari, Ini Korban Selamat Duel Carok Maut Bangkalan Madura

Peristiwa ini berawal dari cekcok antara Hasan dan Mat Tanjar. Menurut dugaan karena salah paham, Mat Tanjar menampar Hasan secara tiba-tiba, memicu tantangan duel carok. Hasan segera mengambil celurit, dan Wardi, yang awalnya tidak terlibat, ikut campur untuk membela kakaknya.

Akibatnya, keduanya kini menjadi tersangka dan mendekam di tahanan. Kejadian ini meninggalkan bekas luka emosional bagi keluarga mereka, termasuk Ifa yang berusaha mempertahankan keberanian dan kekuatan di tengah-tengah ujian berat. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp