“Secara bertahap kami lakukan kemitraan. Sampai dengan akhir bulan ini tercatat 330 Kopdes Kelurahan Merah Putih yang sudah akuisisi atau bersinergi dengan Bulog,” jelas Sri.
Dari jumlah tersebut, kata Sri, sebanyak 104 Kopdes Kelurahan Merah Putih telah merealisasikan transaksi dengan Bulog, dengan nilai total mencapai Rp1,8 miliar dalam satu bulan terakhir.
BACA JUGA: Gandeng Kopdes Merah Putih Salurkan Beras SPHP, Bulog Jateng: Sudah 12 Koperasi, Terbanyak di Solo
“Dari 330 yang sudah terdaftar, yang sudah bekerja sama dan ada realisasi transaksi sekitar 104. Jadi progresnya sudah lebih dari 30 persen. Total transaksi selama satu bulan ini Rp1,8 miliar,” ungkap Sri.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan prospek kemitraan yang cukup baik dan berpotensi terus berkembang ke depan, seiring bertambahnya Kopdes Kelurahan Merah Putih yang bermitra dengan Bulog.
“Kami yakin ke depan jumlah Kopdes Kelurahan Merah Putih yang bisa bermitra dengan Bulog akan terus bertambah. Kami juga mendorong supaya koperasi ini semakin maju dan bisa melayani masyarakat dengan komoditas yang lebih lengkap,” katanya.
Ada 95 Kopdes Kelurahan Merah Putih yang salurkan beras SPHP
Terkait penyaluran beras SPHP, Sri Muniati menyebut hingga saat ini terdapat 95 Kopdes Kelurahan Merah Putih yang telah terdaftar sebagai penyalur. Rata-rata volume penyaluran beras melalui koperasi tersebut berkisar ratusan ton.
“Kalau beras SPHP itu total yang sudah terdaftar ada 95. Rata-rata penyalurannya sekitar 300 sampai 400 ton melalui Kopdes Kelurahan Merah Putih,” ujarnya.
Kendati begitu, Sri mengaku volume tersebut masih tergolong kecil lantaran sebagian koperasi masih menghadapi kendala permodalan. Ke depan, kata Sri, Kopdes Kelurahan Merah Putih akan mendapat dukungan tambahan untuk memperkuat kapasitas usahanya.
“Jumlah ini masih sangat kecil ya, karena mereka masih menghadapi persoalan modal kerja. Kami dengar ke depan akan ada dukungan, sehingga bisa lebih optimal,” tambahnya.





