Dalam hematnya, Sumarno mengungkap kejadian penggunaan minyak babi bisa saja terjadi di tempat makan lainnya.
“Apa yang terjadi di Ayam Widuran, gak hanya itu, mungkin di tempat lain bisa terjadi, karena secara pemahaman masyarakat tentang sertifikasi halal itu belum semuanya memadai.
BACA JUGA: Heboh Ayam Goreng Widuran Solo Ternyata Nonhalal, Ini Klarifikasi Manajemen
Alasannya, kata dia, tak semua masyarakat termasuk umat Muslim paham betul soal sertifikasi halal di restoran maupun warung makan.
“Yang Muslim sendiri saja belum menyadari bahwa perlu ada sertifikasi untuk dapat jaminan produk halal. Sehingga kita juga akan mendorong sertifikasi halal ini,” pungkas Sumarno. (*)
Editor: Farah Nazila





