SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kabupaten Semarang akhirnya menghentikan pembangunan taman hiburan tanpa izin di Bandungan. Proyek ini berada di area bekas agrowisata PJKA dan rencananya akan menjadi Celosia 2.
Pasalnya, pihak pengembang belum miliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). PBG merupakan syarat utama untuk menjalankan pembangunan taman hiburan di wilayah tersebut.
Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Semarang langsung menghentikan aktivitas pembangunan di lokasi, Selasa, 29 April 2025.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco, menegaskan bahwa pengembang Celosia 2, PT Citra Indo Wisata, wajib memenuhi semua izin terlebih dulu.
BACA JUGA: Kebakaran Landa Tempat Wisata Taman Bunga Celosia di Kabupaten Semarang, Ini Penyebabnya
Langkah ini pihaknya ambil setelah Satpol PP koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Kedua instansi teknis itu sepakat keluarkan Surat Teguran 2 kepada pihak pengembang.
Surat teguran tersebut diberikan bersamaan dengan berita acara penghentian sementara pembangunan di lokasi. “Ini bagian dari penegakan Perda Nomor 3 Tahun 2024 tentang Bangunan Gedung,” jelas Anang.
Tim gabungan juga berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat. Tujuannya agar pengawasan di lapangan lebih ketat dan terarah.
BACA JUGA: Daya Tarik Taman Bunga Celosia Semarang, Destinasi Seru untuk Liburan Akhir Pekan
Pengelola pun menyatakan kesediaan mengikuti aturan yang berlaku. Mereka berjanji segera lengkapi administrasi perizinan agar proses pembangunan bisa dilanjutkan sesuai hukum.
Anang menekankan bahwa semua bentuk pembangunan fisik harus menaati ketentuan yang berlaku. Pemerintah daerah terbuka terhadap investasi, namun seluruh prosedur hukum tetap wajib dijalankan tanpa pengecualian.
“Siapa pun yang ingin bangun di Kabupaten Semarang, wajib patuhi aturan. Jika tidak, kami tidak segan hentikan kegiatannya,” tutup Anang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





