Jateng

Tantangan Program 3 Juta Rumah di Jateng, KSPI Sebut Upah Buruh Jadi Kendala Utama

×

Tantangan Program 3 Juta Rumah di Jateng, KSPI Sebut Upah Buruh Jadi Kendala Utama

Sebarkan artikel ini
Demo Buruh
Suasana aksi unjuk rasa yang diikuti ratusan buruh se-Jawa Tengah di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Kamis, 28 Agustus 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Meski begitu, Aulia menegaskan kemampuan ekonomi pekerja tetap menjadi persoalan mendasar. Upah yang ternilai masih terbatas membuat sebagian buruh belum mampu memenuhi kebutuhan kepemilikan rumah.

“Pada akhirnya semua bermuara pada pendapatan. Kalau penghasilan belum memadai, akses terhadap perumahan tetap sulit,” tegasnya.

BACA JUGA: Komisaris BUMD di Blora Pimpin Demo Pertanyakan Kunjungan Kerja DPRD: Itu Uang Pajak Rakyat!

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, menyebut backlog perumahan di Jawa Tengah pada akhir 2025 masih mencapai sekitar 1,33 juta unit.

Menurutnya, melalui berbagai program kolaboratif, angka tersebut berhasil pihaknya tekan sekitar 274 ribu unit sepanjang 2025.

“Sehingga pada awal 2026 turun menjadi sekitar 1,05 juta unit,” ungkap Boedyo. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp