SEMARANG, beritajateng.tv – Film bertajuk Vina: Sebelum 7 Hari berhasil menggaet sekitar 300 ribu penonton di hari pertama penayangan di bioskop.
Banyaknya penonton film Vina: Sebelum 7 Hari itu diumumkan oleh Dee Company melalui akun resmi Instagramnya.
“Masuk dalam all time top opening day! Vina: Sebelum 7 Hari di hari pertama 335.812. Alfatihah untuk almarhumah Vina,” demikian keterangan Dee Company.
Namun, penayangan film itu menuai sorotan tajam dari netizen bahkan saat posternya rilis di beberapa waktu sebelum penayangan di bioskop.
Kala itu ramai tudingan film Vina yang sengaja mencari keuntungan di balik tragedi yang menimpa keluarga Vina.
BACA JUGA: Kapan Film Horor Vina Sebelum 7 Hari Tayang di Bioskop? Berikut Jadwalnya
Adapun warganet yang menyebut bahwa pihak produksi film tersebut melakukan eksploitasi atas kesedihan yang dialami keluarga Vina.
Kini, penilaian warganet pun bermunculan di tengah penayangan film yang terinspirasi dari tragedi seorang remaja tersebut.
Film Vina: Sebelum 7 Hari ini pun trending di media sosial X. Beberapa netizen mengaku tidak menyukai film yang mengusung konsep crime horror.
“Jahat dan nggak ada hati. Ini kata-kata yang tepat untuk keluarga Vina dan seluruh yang terlibat di film ini. Kalian izinkan dan buat visualisasi almarhumah Vina yang diperkosa dan dibunuh. Itu bukan keadilan untuk Vina, itu eksploitasi dari almarhumah Vina,” demikian tulisan dalam meme yang beredar di X.
“Bikin film investigasi atau dokumenter kalau memang mau membantu Almarhumah Vina,, kalian rengguk keuntungan sebesar2nya dengan mengeksploitasi Almarhumah Vina.. Sakit Jiwa !!!” tulis seorang netizen di X.
Di samping banyaknya kritik buruk, banyak juga netizen yang mengapresiasi film horor ini.
“Film Vina sebelum 7 hari. Filmnya bagus, banyak pelajaran yang kita dapat. Jangan suka bully, cowok yang suka bully bencong namanya. Habiskan pem-bully di muka bumi ini,” komentar salah satu netizen di akun media sosial X.





