SEMARANG, beritajateng.tv – Hasil hitung cepat Pilkada Kendal 2024 menempatkan Dyah Kartika Permana Sari dan Benny Karnadi sebagai pasangan terdepan.
Duet ini menawarkan visi pembangunan yang berpihak pada masyarakat Kendal. Kiprah keduanya di dunia politik dan organisasi membawa pengalaman yang luas dan komitmen tinggi untuk memajukan daerah ini.
Dyah Kartika Permana Sari, yang akrab dikenal sebagai Mbak Tika, lahir di Purworejo pada 4 April 1967. Karier panjangnya di pemerintahan dan organisasi telah mencetak banyak prestasi.
BACA JUGA: Hasil Sementara Pilkada Kendal 2024, Dyah Kartika Permanasari-Benny Karnadi Teratas: 37,29 Persen
Ia menempuh pendidikan di D-3 Akademi Manajemen Perusahaan YKPN Yogyakarta, melanjutkan ke Universitas Sultan Agung Semarang, hingga meraih gelar S-2 di Universitas Diponegoro Semarang.
Mbak Tika aktif dalam berbagai organisasi seperti IWAPI (2005-2010), Kadin (2010-2015), dan PKK Provinsi Jawa Tengah (2013-2023). Perannya sebagai Ketua Pengprov PDBI Jawa Tengah (2015-2023) dan Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Tengah (2015-2024) memperkuat jaringannya.
Ia sempat menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah periode 2019-2024. Sementara dalam Pemilu 2024, ia memperoleh 96.984 suara, meski tidak terlantik karena sistem Komandante PDIP.
Benny Karnadi, calon Wakil Bupati dari Dyah Kartika Permana Sari
Sementara itu, pasangan Dyah Kartika, Benny Karnadi, lahir di Kendal pada 28 Agustus 1971. Ia terkenal sebagai politisi dan aktivis lingkungan yang dekat dengan masyarakat.
Pendidikan S-1 Benny tempuh di Institut Agama Islam Negeri Walisongo Semarang. Sebagai tokoh NU dan aktivis WALHI, ia konsisten memperjuangkan isu-isu lingkungan dan sosial.
BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan Pabrik Mainan Kayu di KIK Kendal, Api Muncul dari Bagian Pengecatan
Pengalaman Benny meliputi anggota (2004-2009) dan wakil ketua (2009-2016) DPRD Kendal dan anggota DPRD Jawa Tengah (2019-2024). Kehadirannya membawa energi baru dalam mendukung pembangunan Kendal yang berkelanjutan.
Pasangan ini mengusung visi besar untuk Kendal. Peningkatan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pelestarian lingkungan, serta pemerataan akses pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas utama. (*)












