HeadlinePeristiwa

Tidak Ada Korban Jiwa, Ini 7 Fakta Kecelakaan KA Brantas Temper Truk di Semarang

×

Tidak Ada Korban Jiwa, Ini 7 Fakta Kecelakaan KA Brantas Temper Truk di Semarang

Sebarkan artikel ini
9 Perjalanan Kereta Api Terganggu | fakta kecelakaan KA brantas
Tangkap layar kecelakaan kereta dan truk di perlintasan Madukoro Semarang yang mengakibatkan 9 perjalanan kereta api terganggu pada Selasa, 18 Juli 2023. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Kecelakaan yang melibatkan Kereta Brantas dan truk trailer terjadi di perlintasan kereta di Jalan Madukoro, Semarang pada Selasa, 18 Juli 2023, sekitar pukul 19.35 WIB. Berikut ini sejumlah fakta terkait kecelakaan KA Brantas tersebut.

7 Fakta Kecelakaan KA Brantas

1. Ledakan Hebat saat Kereta Menabrak Truk

Ledakan dahsyat terjadi ketika Kereta Brantas, yang berangkat dari Jakarta menuju Blitar, menabrak truk yang mogok di perlintasan Jalan Madukoro, Semarang, Jawa Tengah.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, mengungkapkan bahwa tim identifikasi sedang menyelidiki penyebab ledakan saat kereta menabrak truk tersebut.

Meskipun muatan truk belum dapat pihaknya pastikan, dugaan sementara mengarah pada bahan bakar yang ada di dalam truk.

BACA JUGA: Tabrak Truk Trailer Hingga Meledak, Begini Kronologi Kecelakaan KA Brantas di Semarang

2. Penumpang Hanya Dengar Benturan

Seorang penumpang Kereta Brantas, Dimas (25), menyatakan bahwa ia mendengar suara benturan saat kereta yang ia tumpangi menabrak truk trailer di perlintasan Jalan Madukoro, Semarang Barat.

“Hanya terdengar benturan, kemudian kereta berhenti,” ujar Dimas sebagaimana terkutip dari Antara.

3. Tidak Ada Korban Jiwa, Satu Penumpang Luka

Kapolresta Semarang, Kombes Irwan Anwar, menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa akibat tabrakan ini. Namun, satu penumpang mengalami luka akibat melompat ke kali.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, ada satu penumpang kereta api yang terluka karena melompat,” ujar Kombes Irwan.

BACA JUGA: 9 Perjalanan Kereta Api Terganggu Buntut Kecelakaan Kereta dan Truk di Semarang

4. Truk Mogok Sebelum Tabrakan

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, menjelaskan bahwa truk trailer tiba-tiba mogok sebelum bertabrakan dengan KA Brantas.

“Informasi awal menunjukkan bahwa truk tersebut tiba-tiba mogok di atas rel kereta api,” ujarnya.

Mengetahui bahwa truknya mogok di perlintasan kereta api, sopir dan kernet berusaha meminta bantuan kepada petugas palang pintu kereta yang berada di lokasi.

Namun, mereka tidak sempat melakukannya karena kereta sudah terlalu dekat, sehingga terjadilah kecelakaan.

5. Sopir dan Kernet Truk Turun Cari Bantuan

Sopir dan kernet truk trailer langsung turun begitu mengetahui bahwa kendaraan mereka mogok di tengah rel. Mereka meminta bantuan dari petugas palang pintu kereta.

“Sopir dan kernet sempat melompat, mobil mogok, dan mereka tinggal meminta bantuan kepada petugas palang pintu kereta api,” ujar Irwan.

Bahkan, palang pintu belum sempat tertutup ketika truk tersebut melintas.

“Truk itu tidak menerobos, karena mogok di atas rel kereta. Palang pintu juga belum tertutup saat truk melintas,” jelasnya.

BACA JUGA: Truk Nyangkut di Perlintasan Penyebab Kecelakaan Kereta di Madukoro Semarang

6. Masinis Selamat, Sejumlah Perjalanan Kereta Terdampak

Kepala KAI Daop 4 Semarang, Wisnu Pramudyo, mengungkapkan bahwa masinis Kereta KA Brantas selamat dalam kecelakaan ini.

“Alhamdulillah, masinis dalam keadaan aman,” ucap Wisnu.

Selain itu, kecelakaan ini juga menyebabkan beberapa perjalanan kereta mengalami keterlambatan. Terdapat sembilan perjalanan kereta yang terdampak akibat insiden ini.

“Untuk perjalanan KA, saat ini terdapat 9 perjalanan KA Penumpang yang mengalami keterlambatan,” kata Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Ixfan Hendri Wintoko.

Perjalanan kereta yang terdampak antara lain KA 112 Brantas dengan keterlambatan 87 menit, KA 178 Kamandaka dengan keterlambatan 66 menit, KA 199F Kaligung dengan keterlambatan 80 menit, KA 111 Brantas dengan keterlambatan 26 menit, dan KA 129 Gumarang dengan keterlambatan 55 menit.

Selanjutnya, KA 220 Kertajaya dengan keterlambatan 27 menit, KA 20F Argo Merbabu dengan keterlambatan 47 menit, KA 160 Joglosemarkerto dengan keterlambatan 14 menit, dan KA 58 Brawijaya dengan keterlambatan 6 menit.

“Pihak Manajemen KAI dengan tulus memohon maaf kepada para pelanggan atas gangguan perjalanan dan layanan kereta api akibat insiden ini,” terang Ixfan.

7. KA Brantas Melanjutkan Perjalanan

Sekitar pukul 22.18 WIB, setelah membersihkan reruntuhan dan truk yang tergeletak di rel kereta di sisi utara, KA Brantas dapat melanjutkan perjalanan. Rel sementara akan digunakan secara bergantian.

“Nanti bergantian. Ini KA Brantas,” kata Wisnu.

KA Brantas, yang berjalan dari Jakarta menuju Blitar, kemudian melanjutkan perjalanan dan melintas perlahan di lokasi tersebut pada pukul 22.45 WIB.

KA Brantas dapat melanjutkan perjalanan setelah pihak KA mengganti lokomotif di Stasiun Jerakah. Sementara itu, petugas masih berupaya melakukan evakuasi lokomotif yang terlibat dalam kecelakaan di lokasi tersebut.

Demikian sejumlah fakta kecelakaan KA Brantas yang terjadi di perlintasan kereta Jalan Madukoro, Semarang pada Selasa, 18 Juli 2023 malam. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp