Antusiasme mahasiswa yang begitu besar, ujar Paulus, tak terlepas dari pihak kampus yang enggan menyepakati TPS lokasi khusus yang sebelumnya KPU Jateng tawarkan. Sehingga, tidak ada perguruan tinggi negeri maupun swasta di Jawa Tengah yang menyediakan TPS lokasi khusus.
“Misalnya Unnes, ketika koordinasi awal kita tawari (TPS) loksus, mereka tidak mau karena rencananya pada hari pencoblosan akan meliburkan mahasiswa. Tetapi keputusannya mereka akan kuliah tanggal 5 Februari. Ini banyak jadinya yang urus pindah memilih,” tandasnya. (*)




