SEMARANG, beritajateng.tv – Paduan Suara Mahasiswa Teknik Universitas Diponegoro (PSMT Undip) yang bernama Aksa Swara Indonesia berhasil menggondol gelar juara Grand Prix di ajang 3rd Asia Choral Grand Prix 2024 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu, 6 November 2024.
Ini adalah kali pertama PSMT Undip mengikuti Asia Choral Grand Prix. Untuk menghadapi festival yang berlangsung pada 5 sampai 7 November ini, PSMT Undip berlatih secara intensif selama sebelas bulan.
Muhamad Rivan, Ketua Aksa Swara Indonesia, menjelaskan, perjalanan tim PSMT Undip bermula sejak tahun 2022. Saat itu, kontestasi pertama yang mereka ikuti setelah Pandemi Covid-19 adalah 18th Busan Choral Festival & Competition.
“Di situ raih gelar juara umum. Lanjut di 2023 ikut 12th Bali International Choir Festival, di situ kita juara umum juga,” katanya saat beritajateng.tv hubungi, Jumat, 8 November 2024.
Setelah menjuarai kompetisi 12th Bali International Choir Festival, tim Aksa Swara Indonesia kemudian berhak berlaga pada The 3rd Asia Choral Grand Prix 2024 di Malaysia.
Pada kompetisi itu, mereka berhadapan dengan juara umum dari tiga kompetisi paduan suara. Yaitu Singapore International Choir Festival, Malaysia Choral Eisteddfod, dan Andrea O. Veneracion International Choral Festival.
“Setelah menampilkan apa yang terbaik dari kita, tibalah pengumuman kita mendapatkan grand champiom sekaligus juara umum se-Asia,” ucapnya penuh syukur.
Semangat tim paduan suara Undip harumkan nama Indonesia di kancah internasional
Rivan membeberkan proses persiapan. Semua dimulai saat pembentukan tim pada Desember 2024 lalu. Saat itu, sebanyak 45 orang dari berbagai angkatan direkrut untuk bergabung.
Begitu pula untuk latihan. Jauh sebelum kompetisi berlangsung, mereka telah rutin berlatih. Menurut Irvan, proses latihan berlangsung kurang lebih sebelas bulan untuk persiapan perlombaan ini.
“Tantangannnya kita latihan jarang full team. Juga kesulitan sponsor. Beberapa kali juga semangat juangnya abis karena lelah latihan, demotivasi,” beber Irvan.
Kendati demikian, tim Aksa Swara Indonesia bisa bangkit dan tetap saling menyemangati hingga akhirnya bisa tampil dan keluar sebagai juara di 3rd Asia Choral Grand Prix 2024.
Kuncinya, kata Irvan, rasa saling percaya satu sama lain, rasa memiliki, dan rasa solidaritas yang tinggi antar anggota paduan suara.
“Setiap paduan suara pasti banyak strugglenya. Kalau dari kami, lebih merasa saling memiliki aja di tim ini, bersatu untuk membawa nama Indonesia dan melebarkan sayap agar lebih terkenal di tingkat Asia,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





