Jateng

Tradisi Nyadran Gunungpati: Sedekah 48 Kambing, Doa Leluhur, dan Pendidikan Toleransi Sejak Dini

×

Tradisi Nyadran Gunungpati: Sedekah 48 Kambing, Doa Leluhur, dan Pendidikan Toleransi Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Warga saat memasak kambing dalam tradisi Nyadran
Warga saat memasak kambing dalam tradisi Nyadran di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sentono, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati. Kamis, 22 Januari 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Di tengah arus zaman, Sadranan di Ngijo Gunungpati menunjukkan bahwa menjaga tradisi bukan berarti mundur ke masa lalu, melainkan merawat nilai-nilai kemanusiaan untuk masa depan. (*)

Editor: Farah Nazila

 

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp