SEMARANG, beritajateng – Menghabiskan waktu sendirian di kursi Indomaret kini menjadi tren baru di kalangan anak muda. Bermodal sebotol kopi atau minuman ringan, mereka bisa menikmati lingkungan sekitar. Begitulah cara sederhana mereka melepas penat.
Tren ini muncul seiring dengan meningkatnya kesadaran anak muda terhadap waktu pribadi atau “me time“. Di tengah kesibukan dan masalah hidup sehari-hari, duduk di kursi Indomaret dirasa menjadi momen pelepas penat dengan biaya terjangkau.
Salah satu pegawai swasta, Maharani Firdaus, pun mengakui hal itu. Ia sering menyempatkan waktu mampir ke Indomaret untuk melepas penat setelah seharian bekerja.
“Sering banget, biasanya malam-malam abis kerja beli es krim. Rasanya lebih rileks,” akunya kepada beritajateng.tv, Rabu, 2 Oktober 2024.
BACA JUGA: Indomaret Jalur Pantura Demak Kena Bobol dan Mesin ATM di Las Pelaku
Maharani menyebut, kebiasaannya duduk di kursi minimarket tersebut sebenarnya telah lama. Hanya saja, ia baru menyadari ternyata banyak orang yang melakukan hal serupa dan menjadi fenomena tersendiri.
Bahkan, belakangan banyak yang membandingkan kursi Indomaret dengan datang ke psikolog. Katanya, kursi tersebut layaknya psikolog yang dapat menjadi pilihan dalam menghilangkan rasa stres.
“Ya sebenarnya enggak nyembuhin juga, tapi emang duduk di Indomaret bikin tenang. Terus di Indomaret paling beli es krim Rp5 ribu s.d. Rp10 ribu, tapi kalau ke psikolog Rp200 ribu atau lebih dari 10 kali lipat,” beber Maharani.
Selepas kerja mampir ke Indomaret demi duduk di kursi pelepas penat
Senada, Bagas Saputra juga memiliki kebiasaan yang sama. Pekerja lepas itu sering kali sengaja mampir ke Indomaret demi melepas penat seusai bekerja.
Menurutnya, duduk kursi Indomaret bisa membantunya saat sedang banyak pikiran. Biasanya, ia membeli sebotol kopi dan sebungkus kudapan.
“Buatku, duduk di Indomaret itu seperti berhenti sejenak dari dunia yang pace-nya sangat cepat,” katanya.
BACA JUGA: Viral Pria Mesti Bayar Belanjaan di Indomaret Malah Tunjukan Kartu Ormas
Selain itu, lanjutnya, ia juga bisa melihat kehidupan orang lain, misalnya pekerja lain, atau hiruk-pikuk.
“Kursi Indomaret selain bisa meredakan stres kita juga bisa belajar bersyukur dengan kondisi yang tidak bisa ditemui sehari-hari,” tandasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





