Scroll Untuk Baca Artikel
NasionalPendidikan

UKT Dinilai Melonjak Tak Wajar, Gimana Nasib Generasi Masa Depan?

×

UKT Dinilai Melonjak Tak Wajar, Gimana Nasib Generasi Masa Depan?

Sebarkan artikel ini
mahasiswa
Ilustrasi mahasiswa kuliah. (Pexels/Pixabay)

SEMARANG, beritajateng.tv – Polemik kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) hingga kini masih terus berlanjut. Terbaru, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menegaskan bahwa kenaikan UKT hanya berlaku bagi mahasiswa baru.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Farid Darmawan buka suara. Ia menyayangkan pernyataan Nadiem.

Meski kenaikan UKT hanya dibebankan kepada mahasiswa baru, ia melihat jika ada yang salah dalam hal ini. Pasalnya,,kenaikan UKT selalu terjadi tiap tahunnya.

BACA JUGA: Salah Kaprah PTN-BH, Ketua BEM Undip: Picu Komersialisasi Kampus hingga Naiknya UKT dan SPI

Jika terus terjadi, kata Farid, bukan tidak mungkin, biaya kuliah di 10 hingga 20 tahun mendatang menjadi tak terjangkau lagi.

“Kami yang berjuang memang bukan mahasiswa baru, tapi nanti punya anak yang nantinya akan kuliah, kalau sekarang aja udah mahal, bagaimana kedepannya,” katanya saat beritajateng.tv temui di kampus Undip, Selasa, 21 Mei 2024.

Selain itu, Farid juga menyoroti pernyataan Nadiem yang menyebut jika pembayaran harus berdasarkan kemampuan ekonomi. Sehingga, UKT di PTN bersifat berjenjang.

Artinya, Nadiem memandang jika mahasiswa dengan latar belakang ekonomi berkecukupan harus membayar lebih banyak, sementara yang tidak mampu akan membayar lebih sedikit.

Tinggalkan Balasan