Jateng

Undip Mediasi Kasus Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa, Kedua Pihak Sepakat Selesaikan Kekeluargaan

×

Undip Mediasi Kasus Dugaan Pengeroyokan Mahasiswa, Kedua Pihak Sepakat Selesaikan Kekeluargaan

Sebarkan artikel ini
kasus undip
Pertemuan mediasi antara kuasa hukum Arnendo, Zainal Abidin Petir, dengan kuasa hukum terduga pelaku pengeroyokan, Mirzam Adli bersama Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah dan perwakilan dari tingkat Fakultas dan Universitas. Jumat, 6 Maret 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip) memfasilitasi mediasi terkait dugaan kasus pengeroyokan Arnendo oleh sejumlah mahasiswa Undip.

Pertemuan tersebut menghadirkan kuasa hukum dari kedua belah pihak yakni, kuasa hukum korban, Zainal Abidin Petir, dan kuasa hukum terduga pelaku Mirzam Adli serta perwakilan dari tingkat Fakultas dan Universitas.

Pantauan beritajateng.tv mediasi mulai sekitar pukul 14.00 WIB di Ruang Sidang Besar FIB Undip. Dari pertemuan itu, kedua pihak disebut sepakat untuk menempuh penyelesaian secara kekeluargaan.

Dekan FIB Undip, Prof. Dr. Alamsyah, menjelaskan bahwa fasilitasi tersebut atas izin Rektor Undip sebagai upaya kampus membantu menyelesaikan persoalan yang melibatkan mahasiswa.

Pihak kampus juga menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang terjadi dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

“Pada prinsipnya kami pertama adalah menyampaikan rasa keprihatinan terhadap terjadinya peristiwa ini dan semoga peristiwa ini cepat selesai dan tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ujar Alamsyah kepada wartawan usai mediasi di Ruang Sidang Besar FIB Undip pada Jumat, 6 Maret 2026.

BACA JUGA: Orang Tua Sebut Arnendo Mahasiswa Undip Korban Dugaan Kekerasan Takut ke Kampus: Masih Trauma

Menurut Alamsyah, pertemuan antara kedua pihak berlangsung dengan suasana yang positif dan konstruktif. Diskusi yang dilakukan disebut berfokus pada upaya mencari solusi terbaik bagi semua pihak yang terlibat.

“Ternyata beliau berdua sangat welcome sekali. Tadi diskusinya sangat konstruktif dan positif dalam rangka untuk mencari penyelesaian yang sama-sama menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ungkapnya.

Dari pertemuan tersebut, lanjutnya, muncul kesepahaman bahwa persoalan yang terjadi akan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Akhirnya ada kesepahaman bahwa beliau berdua akan menyelesaikan secara kekeluargaan permasalahan yang terjadi di kampus ini,” katanya.

Kampus Berharap Mahasiswa Tetap Melanjutkan Studi

Pihak fakultas juga berharap para mahasiswa yang terlibat tetap dapat melanjutkan pendidikan di FIB Undip. Alamsyah menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab untuk membina dan menaungi para mahasiswa.