Politik

Ungkap Fokus Utama Pemilih Muda Jelang Pemilu 2024, Survei: 80 Persen Lebih Peduli Isu Lingkungan Hidup

×

Ungkap Fokus Utama Pemilih Muda Jelang Pemilu 2024, Survei: 80 Persen Lebih Peduli Isu Lingkungan Hidup

Sebarkan artikel ini
isu lingkungan
Webinar AMSI Indonesia dengan BBC Media Action bertajuk 'Mencari Figur Pemimpin Pro Lingkungan', Kamis, 26 Oktober 2023. (Foto: Tangkap layar Zoom AMSI Indonesia)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pemilu 2024 semakin mendekat. Tidak sedikit pakar yang menilai bahwa anak muda di turut memainkan peran yang semakin besar dalam proses politik.

Peneliti Indikator Politik Indonesia, Kennedy Muslim mengungkapkan, salah satu isu yang telah menjadi fokus utama generasi muda adalah lingkungan hidup.

Generasi muda yang lekat dengan sebutan generasi z dan generasi milenial telah muncul sebagai kekuatan penting dalam upaya menjadikan isu lingkungan hidup sebagai bagian dari politik.

Apalagi, menurut data Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diungkap oleh KPU, ada sekitar 106 juta atau 52 persen pemilih yang berasal dari kalangan generasi z dan generasi milenial.

“Menjelang pilpres nanti, intensif elektroal seperti apa yang akan didapatkan oleh parpol maupun capres cawapres yang akan bertanding di Pilpres 2024. Ketika mereka akan menyasar pemilih generasi z dan generasi milenial,” ungkapnya dalam Webinar AMSI Indonesia dengan BBC Media Action bertajuk ‘Mencari Figur Pemimpin Pro Lingkungan’, Kamis, 26 Oktober 2023.

BACA JUGA: Bahas Kriteria Pemimpin Jelang Pilpres 2024, Pakar UI: Sulit Cari yang Peduli Isu Lingkungan

Lebih lanjut, Kennedy mengungkapkan beberapa hasil survei nasional oleh Indikator Politik Indonesia pada 2021 lalu. Survei itu menyasar 4.020 responden rentang usia 17 hingga 26 tahun dan 27 hingga 35 tahun.

Salah satunya ialah awareness generasi z dan generasi milenial terhadap isu lingkungan hidup mencapai 82 persen. Sementara beberapa persoalan yang menjadi perhatian utama mereka antara lain yaitu korupsi, kerusakan lingkungan, kesehatan, dan polusi.

“Isu lingkungan yang penting antara lain masalah sampah, polusi udara, pencemaran sungai, danau, dan air tanah, serta perubahan iklim, banjir, dan kekeringan, ini top 5 isu bagi para pemilih muda kita,” lanjutnya.

BACA JUGA: Kritik 9 Tahun Kepemimpinan Jokowi, Ratusan Mahasiswa Semarang Sindir ‘Mahkamah Keluarga’

Anak muda gencar suarakan isu lingkungan hidup

Kennedy mengungkapkan salah satu hasil survei yang menarik ialah, mayoritas responden yang berasal di perkotaan menginginkan pemerintah untuk mengatasi polusi, namun mereka tidak ingin mengalami ketidak nyamanan.

“Mayoritas orang-orang perkotaan yang mungkin punya kendaraan pribadi atau menyetir. Mereka punya konflik perspektif. Ketika mereka menyatakan penting bagi pemerintah untuk mengatasi polusi, tapi ketika menimbulkan kenyamanaan mereka tidak setuju. Ini menarik,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kennedy menyatakan meski ketiga pasang calon capres cawapres telah memasukkan isu lingkungan pada visi-misi namun masih terdapat keraguan apakah isu lingkungan dapat menjadi top isu di debat capres cawapres nantinya.

BACA JUGA: Tanggapi Soal Tekad Muhaimin Hendak Kalahkan PDIP, PKB Jateng Anggap untuk Memotivasi Kader

“Intinya kami menemukan adanya dukungan yang tinggi dari pemilih pemula dan milenial lintas parpol agar isu lingkungan ini bisa menjadi top isu untuk pembicaraan di publik,” tekannya.

Sementara itu, Pakar Lingkungan Hidup Universitas Indonesia Mahawan Karuniasa mengungkapkan hal yang sama. Ia berharap anak muda dapat memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan berani untuk menuntut kepada calon pemimpin masa depan.

“Anak muda punya peluang yang sangat besar sebagai pemegang saham politik Indonesia. Untuk mengubah sistem politik di Indonesia, untuk menjamin masa depan mereka,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp