SURABAYA, beritajateng.tv – Kasus kematian seorang Janda di Surabaya masih menjadi perbincangan hangat. Apalagi, kini terkuak motif anak DPR yang membunuh sang wanita asal Sukabumi itu.
Anak anggota DPR RI itu berinisial GRT yang berusia 31 tahun. Sedangkan sang pacar yang merupakan ibu tunggal itu usianya 29 tahun.
Sebelum ini, muncul kabar bahwa anak DPR RI tersebut sudah pihak polisi naikkan statusnya sebagai tersangka pembunuhan pacarnya di Surabaya.
Adapun kejadian tak terduga ini terjadi di kawasan Dukuh Pakis, Surabaya. Tepatnya di parkiran sebuah karaoke di kota tersebut.
Kabarnya, Dini dianiaya oleh GRT di sebuah tempat karaoke hingga ke wilayah parkiran tempat tersebut. Kekerasan yang GRT lakukan juga terbilang keras.
BACA JUGA:Sosok Janda yang Diduga Dibunuh Anak DPR RI, Ternyata TikToker Terkenal
Motif pembunuhan Dini ini dugaannya melibatkan orang ketiga dari hubungan cinta antara keduanya. Karena hal itu, Dini dan GTR kemungkinan berselisih.
Adapun hal ini juga terdukung oleh fakta bahwa kuasa hukum korban, Dimas Yemahura Alfaruq yang tak menampik adanya kehadiran orang ketiga di antara hubungan Dini dan pacarnya.
Sempat menyinggung kematian di sosial media
Tak hanya itu saja, korban juga sempat membuat unggahan yang membuat netizen berspekulasi soal kematiannya. Hal ini tampak dalam unggahan sang janda di TikTok miliknya bernama @bebyandine.
Adapun tulisan dari video itu seperti berikut: ‘Ceweknya mati-matian jaga hati buat cowoknya. Eh cowoknya mati-matian buat matiin ceweknya.’ Demikian tulisannya dalam sosial media yang memiliki pengikut puluhan ribu itu.
Sang janda satu anak itu juga sebelumnya aktif di TikTok. Hal ini terlihat dari beberapa unggahannya soal gaya hidup serta kesehariannya termasuk momennya bersama GRT.
BACA JUGA:Kronologi Kematian Janda Cantik di Surabaya, Diduga Dibunuh Anak Anggota DPR RI
Meski begitu, sang kuasa hukum korban mengatakan bahwa pihaknya terbuka untuk berbagai spekulasi soal penyebab kematian janda itu.
Di hari sebelumnya, pihak Satreskrim Polrestabes Surabaya belum menyampaikan memberikan perkembangan terbaru secara lengkap mengenai hasil penyelidikan kasus tersebut.
“Kalau itu memang iya, karena sempat curhat semacam itu. Tapi ini hubungan mereka bukan hubungan seperti suami istri (statusnya). Si terlapor ini, punya cewek lain. Iya (kemungkinan) diduga seperti itu. Tapi nanti di-update lagi. Intinya kami masih menunggu keterangan lengkap dari polisi,” ujarnya, Jumat (6/10/2023)
Hubungan asmara belum ada setahun
Selain itu, sang kuasa hukum korban mengatakan bahwa hubungan korban dan GRT belum genap setahun. Mereka baru menjalin hubungan asmara selama lima bulan.
Sang kuasa hukum juga mengungkap bahwa kliennya diduga beberapa kali mengalami kekerasan fisik dari GRT selama lima bulan itu. Adapun hal ini merupakan kesaksian beberapa teman korban.
BACA JUGA:Terungkap Sosok Anak DPR RI Pelaku Pembunuhan Pacar di Surabaya, Kini Resmi Jadi Tersangka
“Kalau dari beberapa teman, pernah beberapa kali Dini mengalami perlakuan itu. Selama kurun 5 bulan menjalani hubungan. Informasinya begitu,” katanya.
Korban bahkan sempat mengirimkan pesan suara kepada salah satu temannya terkait permasalahannya.
“Tapi yang paling parah hingga terjadi sampai seperti ini, bahkan DSA sampai mengirim voice note kepada salah seorang temannya,” tambahnya.(*)





