Selain itu, Presiden juga menginstruksikan pemerintah dan instansi terkait untuk segera mendata ulang seluruh pondok pesantren di Indonesia serta mengevaluasi konstruksi bangunannya guna mencegah insiden serupa.
Pemerintah pusat bersama BNPB dan Basarnas menargetkan proses evakuasi rampung dalam waktu dekat.
Upaya pembersihan puing terus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi petugas.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap standar keselamatan bangunan, terutama fasilitas pendidikan seperti pondok pesantren.(*)





