SALATIGA, beritajateng.tv – Komandan Kodim (Dandim) 0714/Salatiga, Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, mengingatkan agar kendaraan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) digunakan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan di luar kegiatan koperasi.
Pesan tersebut disampaikan saat penyerahan kendaraan operasional KDMP di halaman Makodim 0714/Salatiga, Senin, 6 Juli 2026.
Fajar mengatakan kendaraan operasional KDMP hanya untuk mendukung kegiatan usaha maupun pelayanan koperasi kepada masyarakat.
Ia menyinggung adanya kasus di daerah lain, ketika kendaraan operasional KDMP untuk mengangkut pasir hingga viral di media sosial.
“Peristiwa itu memang terjadi di luar wilayah Kodim 0714/Salatiga. Saya berharap hal serupa tidak terjadi di wilayah teritorial kami,” tegasnya.
BACA JUGA: Gubernur Jateng Klaim Kolaborasi MBG dan KDMP Berjalan Optimal, Ribuan Koperasi Desa Sudah Terbentuk
Karena itu, Dandim meminta seluruh kepala desa turut mengawasi penggunaan kendaraan operasional KDMP. Hal ini agar tetap sesuai fungsi dan tidak tersalahgunakan.
Menurutnya, pemanfaatan kendaraan memang dapat berkembang mengikuti kebutuhan koperasi. Namun, penggunaannya harus tetap berkaitan langsung dengan aktivitas usaha KDMP.
“Saya mewanti-wanti, pastikan kendaraan operasional tersebut tetap untuk mendukung kegiatan usaha KDMP,” ujarnya.
Fajar juga mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 125 pembangunan koperasi telah selesai di wilayah Kodim 0714/Salatiga.
Berdasarkan data Seksi Teritorial Kodim, sebanyak 32 unit truk, 82 unit mobil pikap, serta 246 unit kendaraan roda tiga telah diserahkan kepada pengelola KDMP.
“Setiap KDMP nantinya akan menerima dua unit motor roda tiga, satu unit pikap, dan satu unit truk,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Dandim 0714/Salatiga terdampingi Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha menyerahkan secara simbolis kendaraan operasional kepada perwakilan kepala desa di Kabupaten Semarang.
Penyerahan tertandai dengan pemberian replika kunci kendaraan kepada perwakilan kepala desa. Kemudian lanjut prosesi pemecahan kendi sebagai simbol mulainya pemanfaatan kendaraan operasional KDMP.





