HeadlinePariwisata

Viral Surfing Bendungan Pleret BKB, Mbak Ita Himbau Masyarakat Waspada dan Berhati-hati Air Bah

×

Viral Surfing Bendungan Pleret BKB, Mbak Ita Himbau Masyarakat Waspada dan Berhati-hati Air Bah

Sebarkan artikel ini
Viral Surfing Bendungan Pleret BKB, Mbak Ita Himbau Masyarakat Waspada dan Berhati-hati Air Bah
Aksi bocah bermain air di Bendungan BKB menarik minat masyarakat dan fotografer. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Wisata seluncuran atau surfing di pintu air bendungan Pleret Banjir Kanal Barat (BKB) kini mulai masyarakat minati hingga viral di jagat media sosial.

Mereka menghabiskan waktu senja dengan hiburan murah dan meriah bak waterboom berseluncur dari atas hingga ke bawah.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu memberikan himbauannya kepada anak-anak yang bermain ‘surfing’ Pleret di BKB tersebut.

BACA JUGA: Serunya Bocah Bermain Air di Bendungan Banjir Kanal Barat, Wahana Gratis dan Jadi Spot Hunting Fotografer

“Saat ini masih viral terkait surfing Pleret di BKB itu. Memang jadi suatu keunikan karena kebetulan airnya itu sedang surut. Tetapi ada ketakutan kalau terjadi air bah,” ujar Mbak Ita, sapaan Hevearita Gunaryanti Rahayu, Selasa (16 Juli 2024).

Seperti, lanjut Mbak Ita, kejadian adanya air bah yang tahun 2018 menimpa mahasiswa Unnes di Sungai Kaligarang Semarang. “Dulu pernah kejadian mahasiswa Unnes. Saat itu air sungainya kering, tiba-tiba ternyata terjadi air bah, sehingga saya menghimbau agar selalu berhati hati,” ujarnya.

Pantai EWS

Tak hanya itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga akan berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mewaspadai cuaca.

“Kami juga minta DPU untuk melihat dan mengecek EWS (Early Warning System) yang terpasang. Nanti akan ada semacam sinyal warning kalau terjadi kiriman air lebih besar,” imbuhnya.

Menurutnya, EWS tersebut akan memberikan sinyal peringatan jika terjadi kondisi debit air tinggi di wilayah atas. “Karena namanya anak-anak kan suka bermain, untuk itu saya minta berhati-hati dan kemudian bisa memperhatikan kondisi sungai saat bermain,” jelas dia.

Terpisah, Camat Semarang Barat, Elly Asmara mengatakan, sesuai tupoksi kecamatan akan mengimbau warga dan anak-anak yang bermain surfing Pleret agar waspada dan menjaga keselamatan masing-masing.

“Kami akan menindaklanjuti dengan memasang rambu dan banner call center darurat dari relawan, SAR maupun kecamatan sendiri. Hal ini agar masyarakat bisa menghubungi jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Elly.

Hal ini, sebutnya, sejalan dengan himbauan ibu Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk terus memantau dan memonitor kondisi di bendungan Pleret BKB.

“Kami sejalan dengan himbauan dan arahan ibu Walikota untuk terus memonitor, karena satu sisi ini memang hiburan masyarakat yang viral dan diinginkan masyarakat. Hiburan gratis dan murah seperti surfing Pleret ini yang kemudian viral,” imbuhnya.

Terkait pertumbuhan parkir dan PKL di bantaran sungai, Elly mengaku akan melakukan koordinasi serta penjagaan untuk menjaga ketertiban area tersebut. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp